FOTO BERSAMA – Direktur dan EVP Sustainable Development PT Freeport Indonesia (PTFI), Claus Wamafma, didampingi SVP Sustainable Development PTFI Nathan Kum dan PFA Principal PT Garuda Gemah Nusantara Ratu Tisha Destria berfoto bersama 20 lulusan Batch 2 Papua Football Academy (PFA) usai Graduation Ceremony di Hotel Horison Diana, Timika, Sabtu (4/7/2026). (FOTO: GREN/TIMEX)

MIMIKA, timikaexpress.id – PT Freeport Indonesia (PTFI) kembali melepas 20 lulusan Papua Football Academy (PFA) Batch 2 dalam acara Class of 2026 Papua Football Academy Graduation Ceremony yang digelar di Ballroom Hotel Horison Diana, Timika, Sabtu (4/7/2026).

Acara tersebut dihadiri Direktur dan EVP Sustainable Development PTFI Claus Wamafma, SVP Sustainable Development PTFI Nathan Kum, PFA Principal PT Garuda Gemah Nusantara, Ratu Tisha Destria, Staf Ahli Bupati Mimika Bidang Pemerintahan, Politik, dan Hukum Yonana Paliling, Kepala Dinas Pendidikan Mimika Anton Welerubun, orang tua siswa, serta tamu undangan.

Direktur dan EVP Sustainable Development PTFI, Claus Wamafma, mengatakan Papua Football Academy merupakan bentuk komitmen PT Freeport Indonesia dalam mencetak sumber daya manusia Papua yang unggul melalui pembinaan sepak bola.

Menurutnya, meski baru berdiri sejak 2022, PFA telah menunjukkan perkembangan yang membanggakan dengan mengirim sejumlah pemain ke Garuda United dan Tim Nasional Indonesia kelompok umur.

“Hari ini akademi kita belum genap empat tahun, tetapi sudah mengirim pemain ke Tim Nasional Indonesia dan Garuda United. Kita semua berdoa agar suatu hari mereka bisa bermain untuk Timnas Indonesia di Piala Dunia,” ujarnya.

Ia mengingatkan para lulusan agar terus bekerja keras, menjunjung tinggi sportivitas, serta tidak pernah berhenti mengejar cita-cita.

Claus menambahkan, PFA juga memberikan pengalaman bertanding di tingkat nasional hingga internasional agar para pemain muda Papua memiliki mental dan rasa percaya diri saat menghadapi pemain dari berbagai negara.

Sejak berdiri, PFA telah meluluskan 44 siswa, terdiri dari 24 lulusan Batch 1 dan 20 lulusan Batch 2.

Berbagai prestasi berhasil diraih, di antaranya juara Garuda International Cup U-15 2025, juara Liga TopSkor U-16 Regional Surabaya, serta runner-up Piala Soeratin U-15 Nasional 2025.

Bahkan, empat pemain Batch 2 hingga kini masih mengikuti seleksi Garuda United sebagai bagian dari proyeksi Timnas Indonesia U-17.

Sementara itu, PFA Principal, Ratu Tisha Destria berharap para lulusan mampu mewujudkan mimpi tampil bersama Timnas Indonesia pada Piala Dunia 2038.

“Kami percaya mimpi itu bisa tercapai apabila anak-anak terus disiplin, bekerja keras, dan mendapat dukungan dari semua pihak,” katanya.

Selanjutnya, Staf Ahli Bupati Mimika, Yonana Paliling, mengapresiasi kontribusi Papua Football Academy yang dinilai tidak hanya mencetak atlet berprestasi, tetapi juga membangun karakter, disiplin, kepemimpinan, dan mental generasi muda Papua.

Direktur PFA, Wolfgang Pikal, menegaskan kelulusan bukanlah akhir perjalanan para siswa.

“Ini bukan akhir, tetapi awal perjalanan baru. Bermimpilah besar, terus bekerja keras, hormati orang tua, dan banggakan Papua serta Indonesia,” pesannya.

Sementara perwakilan orang tua, Bernadus Imbiri, mengucapkan terima kasih kepada PT Freeport Indonesia atas kesempatan yang diberikan kepada anak-anak Papua melalui PFA.

Menurutnya, selama tiga tahun mengikuti pendidikan di PFA, para siswa tidak hanya berkembang sebagai pemain sepak bola, tetapi juga menjadi pribadi yang disiplin, mandiri, dan siap menghadapi masa depan.

Hal senada disampaikan perwakilan lulusan Batch 2, Lilian Thuram Bradley De Paul Paragaje, yang mengaku PFA telah mengajarkan lebih dari sekadar sepak bola.

“Dari PFA kami belajar menjadi manusia yang lebih baik. Kami akan terus bekerja keras untuk meraih mimpi dan membanggakan Papua serta Indonesia,” pungkasnya. (via)