FOTO BERSAMA – Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol Jermias Rontini foto bersama tim SMAN 3 Kokonao usai berhasil meraih juara 1 Kapolda Cup II Mini Soccer SMA/SMK se-Kabupaten Mimika di Lapangan Gold Stone Arena, Kamis (21/5/2026). (FOTO: GREN/TIMEX)

MIMIKA, timikaexpress.id – Perjalanan dari wilayah pesisir Mimika menuju Kota Timika bukanlah perjalanan yang singkat.

Namun bagi para pelajar SMAN 3 Kokonao, perjalanan itu terbayar lunas dengan satu kebanggaan besar: membawa pulang trofi juara Kapolda Cup II Mini Soccer SMA/SMK se-Kabupaten Mimika.

Kamis sore (21/5/2026), Lapangan Gold Stone Arena di Irigasi Ujung, Distrik Mimika Baru, menjadi saksi semangat dan perjuangan anak-anak pesisir Papua itu.

Di partai final, SMAN 3 Kokonao tampil penuh percaya diri saat menghadapi SMA Taruna. Sorak penonton pecah ketika satu demi satu gol berhasil bersarang ke gawang lawan hingga laga berakhir dengan skor meyakinkan 3-0.

Kemenangan itu bukan hanya soal angka di papan skor.

Ia menjadi simbol bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk berprestasi.

Sorak kebanggaan terdengar dari para pendukung yang hadir.

Wajah-wajah haru dan bahagia tampak menyelimuti para pemain muda asal Kokonao yang berhasil mengukir sejarah di ajang Kapolda Cup II.

Partai final tersebut turut disaksikan langsung Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol Jermias Rontini, didampingi Kapolres Mimika AKBP Billyandha Hildiario Budiman, Forkopimda Mimika, serta para tamu undangan lainnya.

Suasana semakin meriah dengan hadirnya mantan pemain Timnas Indonesia Boaz Salossa dan Titus Bonai, serta komika Papua, Yewen Komika.

Dalam sambutannya, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Setda Mimika, Fransiskus Bokeyau yang mewakili Bupati Mimika menyampaikan apresiasi kepada Kapolda Papua Tengah dan seluruh pihak yang telah menyukseskan turnamen tersebut.

Menurutnya, turnamen Kapolda Cup II bukan sekadar ajang olahraga, tetapi juga menjadi ruang pembinaan karakter, pengembangan bakat, serta mempererat persaudaraan antar pelajar di Mimika.

“Olahraga bukan hanya tentang menang dan kalah, tetapi juga tentang disiplin, kerja keras, tanggung jawab, semangat juang, dan sportivitas,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol Jermias Rontini mengaku bangga melihat bakat-bakat muda yang tampil dalam turnamen tersebut.

Ia bahkan berharap suatu saat pemain Persipura lahir dari Lapangan Gold Stone Arena Mimika.

“Saya yakin dan percaya hal itu akan terjadi. Salah satu pemain dari SMAN 3 Kokonao bermain sangat bagus. Kalau dipoles dengan baik, mereka bisa menjadi pengganti Boaz Salossa dan Titus Bonai,” ungkap Kapolda.

Kapolda juga memberikan apresiasi khusus kepada SMAN 3 Kokonao yang berhasil keluar sebagai juara di tengah berbagai keterbatasan yang dimiliki.

“Kalian luar biasa. Di tengah keterbatasan, kalian mampu menunjukkan yang terbaik dan berhasil meraih juara satu,” katanya.

Selain SMAN 3 Kokonao sebagai juara pertama, SMA Taruna meraih juara dua, SMA YPPGI Mimika juara tiga, dan SMK Harapan sebagai juara harapan satu.

Bagi anak-anak Kokonao, kemenangan itu bukan hanya tentang trofi.

Tetapi tentang mimpi yang perlahan menemukan jalannya.

Dari pesisir Mimika, mereka datang membawa semangat.

Dan mereka pulang dengan kebanggaan. (*)

Penulis: Gren Telaubun
Editor: Maurits SDP