PEDAGANG – Azis, salah satu pedagang di Pasar Sentral Timika. (FOTO: YUDITH SANGGU/TIMEX)
MIMIKA, timikaexpress.id – Harga sejumlah bahan pokok dan sayuran di pasar Kabupaten Mimika saat ini masih terpantau stabil dan relatif normal.
Ketersediaan barang di pasar juga dinilai cukup, sementara distribusi pasokan hingga kini berjalan lancar.
Salah satu pedagang di Pasar Sentral Timika,Aziz, mengatakan harga kebutuhan pokok di Mimika memang sering mengalami perubahan, terutama menjelang Hari Raya.
Termasuk menjelang Hari Raya Idul Adha pada 27 Mei mendatang.
“Kalau untuk harga bahan pokok sekarang masih normal. Cabai rawit Rp50 ribu per kilogram, cabai keriting dan cabai merah besar masing-masing Rp80 ribu per kilogram, sedangkan tomat Rp35 ribu per kilogram,” ujarnya saat ditemui di pasar, Selasa (19/5/2026).
Selain itu, bawang merah dijual Rp60 ribu per kilogram dan bawang putih Rp50 ribu per kilogram.
Sementara untuk sayuran lainnya, wortel dihargai Rp25 ribu per kilogram dan kangkung Rp5 ribu per ikat.
Meski harga masih tergolong aman, para pedagang mulai mewaspadai potensi lonjakan harga sekitar satu minggu menjelang Hari Raya.
Kondisi tersebut diperkirakan terjadi akibat meningkatnya permintaan masyarakat, sementara pasokan barang yang masuk ke pasar biasanya terbatas.
“Biasanya seminggu sebelum Hari Raya harga mulai naik karena masyarakat belanja lebih banyak, sedangkan stok barang yang datang jumlahnya terbatas,” kata Aziz.
Ia menjelaskan, fenomena kenaikan harga menjelang hari besar keagamaan tidak hanya terjadi di Mimika, tetapi juga umum terjadi di sejumlah daerah lain seperti Makassar hingga Jayapura.
Sementara itu, dari sisi distribusi, pengiriman bahan pokok hingga ke pasar saat ini masih berjalan lancar.
Kondisi infrastruktur jalan yang semakin baik serta banyaknya kendaraan distribusi dinilai sangat membantu kelancaran pasokan barang ke Mimika.
“Untungnya sekarang jalan sudah bagus dan kendaraan pengangkut juga banyak, jadi pengiriman barang sejauh ini tidak ada kendala,” tambahnya.
Masyarakat diimbau mulai merencanakan kebutuhan belanja secara bijak menjelang hari raya agar lonjakan harga tidak terlalu membebani pengeluaran rumah tangga.
Pemerintah dan instansi terkait juga diharapkan terus memantau perkembangan harga serta memastikan ketersediaan pasokan tetap terjaga guna menjaga stabilitas ekonomi masyarakat. (*)









Tinggalkan Balasan