SAMBUTAN – Bupati Mimika Johannes Rettob saat memberikan sambutan pada perayaan Hari Pattimura ke-209 di Graha Eme Neme Yauware, Timika, Jumat (15/05/2026). (FOTO: Mega Irianti/TimeX)
MIMIKA, Timikaexpress.id — Bupati Mimika, Johannes Rettob, mengajak generasi muda Maluku di Kabupaten Mimika untuk terus menjaga semangat persatuan, keberanian, pengorbanan, serta nilai Pela Gandong dalam momentum peringatan Hari Pattimura ke-209 yang digelar di Gedung Eme Neme Yauware, Jumat (15/05/2026).
Dalam sambutannya, Johannes Rettob menyampaikan rasa syukur karena seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar dan penuh kebersamaan. Ia juga mengapresiasi antusiasme masyarakat yang hadir memeriahkan perayaan Hari Pattimura tahun ini.
“Ini semua karena rahmat Tuhan sehingga kita bisa berkumpul dan merayakan kebersamaan di Kota Timika dengan baik,” ujarnya.
Menurut Johannes, peringatan Hari Pattimura tidak boleh hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi harus menjadi momentum untuk mengenang perjuangan, keberanian, persatuan, dan pengorbanan Thomas Matulessy atau Kapitan Pattimura dalam memperjuangkan martabat bangsa.
“Semangat perjuangan Pattimura adalah warisan sejarah yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi muda, khususnya anak-anak Maluku di Mimika,” katanya.
Ia juga menegaskan pentingnya menjaga nilai Pela Gandong sebagai simbol persaudaraan, solidaritas, dan kebersamaan masyarakat Maluku, terutama dalam kehidupan sosial di tengah keberagaman Kabupaten Mimika.
Johannes turut mengapresiasi tema yang diangkat panitia tahun ini, yakni “Dari Pedang ke Tifa Basudara, Dari Obor ke Digital Menuju Mimika Gerbang Emas.” Menurutnya, tema tersebut mencerminkan semangat generasi muda untuk terus berkembang melalui inovasi, kreativitas, dan penguasaan teknologi tanpa melupakan budaya dan identitas daerah.
“Mimika adalah daerah dengan keberagaman suku, budaya, bahasa, dan agama. Di atas keberagaman itu kita harus hidup sebagai satu keluarga besar dalam bingkai NKRI,” ujarnya.
Ia mengajak seluruh masyarakat Maluku di Mimika untuk terus menjaga toleransi, persaudaraan, dan keharmonisan dalam kehidupan bermasyarakat.
Johannes juga menekankan pentingnya generasi muda mengikuti perkembangan era digital dengan tetap mempertahankan budaya dan jati diri.
“Saya berharap generasi muda memiliki karakter kuat, integritas, dan dedikasi, mengikuti perkembangan teknologi, tetapi tetap menjaga budaya dan identitas leluhur,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Johannes Rettob mengaku bangga melihat berbagai penampilan budaya, termasuk tarian cakalele yang ditampilkan dalam perayaan Hari Pattimura.
Di akhir sambutannya, ia memberikan apresiasi kepada keluarga besar IKEMAL yang dinilai konsisten menjaga semangat kebersamaan melalui peringatan Hari Pattimura setiap tahun di Kabupaten Mimika. (*)









Tinggalkan Balasan