FOTO BERSAMA – Kepala SATP, Sonianto Kuddi (kiri), didampingi Oktavianus Victor Rori (kanan), foto bersama Esterlita Welerubun, guru sekaligus Ketua Panitia Kegiatan fashion show pada peringatan Hari Kartini, Selasa (21/4/2026). (FOTO:YUDITH SANGGU/TIMEX)

MIMIKA, timikaexpress.id – Sekolah Asrama Taruna Papua (SATP) terus memperkuat komitmennya dalam mencetak generasi unggul yang tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, mandiri, dan berjiwa kepemimpinan.

Dalam momentum peringatan Hari Kartini, Selasa (21/4/2026), Kepala SATP, Sonianto Kuddi, menegaskan bahwa pembentukan karakter siswa dilakukan secara terintegrasi melalui kurikulum hingga aktivitas harian di asrama dan sekolah.

Untuk jenjang awal, SATP menerapkan metode Montessori yang mendorong siswa belajar mandiri, bertanggung jawab, serta mampu mengambil keputusan sendiri sejak dini.

Selain itu, pembentukan disiplin dan kepemimpinan juga dilakukan melalui rutinitas harian, seperti baris-berbaris dari asrama ke sekolah serta tampil percaya diri dalam apel pagi menggunakan Bahasa Inggris.

“Kemandirian dan kepemimpinan sudah dilatih sejak bangun pagi hingga kembali beristirahat. Anak-anak dibiasakan berani tampil dan percaya diri,” ujar Sonianto.

SATP juga menaruh perhatian besar pada pemberdayaan perempuan dengan menanamkan nilai kesetaraan gender.

Siswa perempuan diberikan ruang yang sama untuk memimpin, termasuk dalam organisasi sekolah, serta dilindungi dari praktik perundungan.

Di sisi akademik, SATP menyiapkan siswa menuju tingkat global melalui program unggulan seperti AIC Class, di mana mata pelajaran IPA dan Matematika diajarkan sepenuhnya dalam Bahasa Inggris.

Hasilnya, sejumlah alumni telah melanjutkan pendidikan ke luar negeri, dan tahun ini lima siswa tengah dipersiapkan untuk melanjutkan studi ke Amerika Serikat.

“Ini bukti bahwa anak-anak Papua mampu bersaing di tingkat internasional jika diberikan kesempatan dan pembinaan yang tepat,” tambahnya.

Melalui berbagai program tersebut, SATP terus berupaya menjadi lembaga pendidikan yang tidak hanya mencetak prestasi, tetapi juga membangun generasi Papua yang berkarakter, percaya diri, dan siap menghadapi persaingan global. (*)

Penulis : Yudith Sanggu
Editor  : Maurits SDP