Ketua DPRK Mimika, Primus Natikapereyau (FOTO: DOK/TIMEX)
TIMIKAEXPRESS.id – Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa) pada akhir tahun 2025 dipastikan membengkak.
Hal ini diungkapkan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Mimika, Primus Natikapereyau menyikapi serapan APBD Kabupaten Mimika yang sampai saat ini baru mencapai 43 persen lebih.
“Kondisi ini dinilai berpotensi menimbulkan Silpa yang cukup besar atau membengkak pada akhir tahun,” ujar Primus kepada awak media di Kantor DPRK Mimika.
Ia menilai rendahnya serapan anggaran disebabkan banyak program yang tidak berjalan optimal.
Primus juga menyebut belum mengetahui secara detail penyebab lambatnya pekerjaan di sejumlah OPD.
“Kita tahu beberapa waktu lalu pimpinan OPD di PUPR dan beberapa bawahannya tersangkut proses hukum. Mungkin ini juga menjadi salah satu hambatan,” katanya.
DPRK, kata Primus, terus mendorong Pemerintah Kabupaten Mimika agar memaksimalkan pelaksanaan program prioritas di sisa waktu tahun anggaran 2025.
“Kami terus berkoordinasi dengan bupati dan seluruh OPD agar serapan APBD bisa lebih optimal,” pungkasnya. (via)














Tinggalkan Balasan