Dolfin Beanal (FOTO: DOK/TIMEX)

TEMBAGAPURA, TIMIKAEXPRESS.id – Warga Kampung Banti dan sekitarnya di wilayah Gunung Emas, Distrik Tembagapura, meminta peningkatan pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Waa Banti (RSWB), Mimika, Papua Tengah.

Permintaan sekaligus keluhan itu disampaikan langsung kepada Ketua Komisi II DPRD Mimika, Dolfin Beanal, saat melakukan reses di Daerah Pemilihannya (Dapil) V yang meliputi wilayah pegunungan Mimika.

Menurut warga, pelayanan tenaga medis di RS Waa Banti dinilai kurang maksimal, sementara fasilitas rumah sakit juga terbatas.

Akibatnya, banyak pasien terpaksa dirujuk ke Timika untuk mendapatkan perawatan yang lebih memadai.

“Selain tenaga medis, fasilitas pelayanan juga minim. Banyak warga yang akhirnya dirujuk ke Timika. Dulu, waktu masih dikelola Freeport, pelayanannya sangat baik,” keluh salah seorang warga kepada Dolfin.

Menanggapi hal itu, Dolfin Beanal menegaskan bahwa dirinya akan memperjuangkan peningkatan layanan kesehatan di wilayah pegunungan.

“Saya hadir bukan hanya karena agenda reses, tapi karena saya anak Banti. Saya tidak akan tinggal diam melihat kondisi ini,” tegasnya.

Dolfin berharap PT Freeport Indonesia (PTFI), Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK), serta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika untuk mencari solusi menjawab keluhan serta harapan masyarakat.

Ia juga meminta Komisi III DPRD Mimika yang membidangi urusan kesehatan agar ikut menindaklanjuti persoalan tersebut secara serius.

“Masyarakat hanya butuh pelayanan dasar yang layak. Walau ada dokter hebat, jika peralatannya tidak lengkap, pelayanan tetap tidak maksimal,” tandasnya. (*/)