FOTO BERSAMA – Kadiv Perencanaan Program Sosial Ekonomi YPMAK, Oktovian Jangkup saat foto bersama Pengurus Pokja Amungme dan Kamoro di Jalur 3, SP 1, Rabu (24/9) (FOTO: GREN/TIMEX)
TIMIKAEXPRESS.id – Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) melalui Divisi Perencanaan Program Sosial Ekonomi terus memperkuat Kelompok Kerja (Pokja) Kampung di setiap wilayah Kabupaten Mimika, Papua Tengah.
Sebagai pengelola dana kemitraan PT Freeport Indonesia, YPMAK kembali membentuk Pokja Masyarakat Amungme dan Kamoro di Sekretariat Lemasko, Jalur 3, SP1, Kelurahan Kamoro Jaya, Distrik Wania, Mimika, Rabu (24/9).
Pembentukan Pokja Kampung ini dihadiri Kepala Divisi Perencanaan Program Sosial Ekonomi YPMAK, Oktovian Jangkup bersama stafnya Julius Tsenawatme, Rudolf Wantik, Dwi Iksan Kanang, Febri Sianipar, dan Robertho Kailey, serta Lurah Kamoro Jaya, Musdhalifa.
Pokja yang dibentuk akan melaksanakan tugas dan tanggung jawab selama delapan bulan, terdiri atas lima unsur: perwakilan aparat kampung, tokoh masyarakat/adat, tokoh agama, tokoh perempuan, dan tokoh pemuda.
“Pokja di SP1 ini sudah dibentuk, hari ini mereka tanda tangan kontrak dan langsung tentukan program mereka,” kata Oktovian Jangkup.
Program prioritas yang akan dilaksanakan Pokja SP1 adalah kebersihan lingkungan berdasarkan usulan masyarakat.
Setelah program ditetapkan, YPMAK segera mengucurkan dana, disertai kewajiban laporan pertanggungjawaban (LPJ).
“Nanti akan ada tim monitoring yang melakukan pengawasan secara intens,” jelas Oktovian.
Ia menambahkan, YPMAK telah membentuk puluhan Pokja di wilayah pesisir, pegunungan, dan kota Timika selama lima tahun terakhir.
Pokja yang dibentuk kali ini merupakan tambahan baru untuk memperkuat program kampung.
Lurah Kamoro Jaya, Musdhalifa, mengapresiasi pembentukan Pokja tersebut.
“Ini dukungan yang sangat baik bagi pemerintah dan manfaatnya dirasakan masyarakat. Kami berharap Pokja segera menyusun rencana kerja dan melaporkannya dengan baik ke YPMAK,” ujarnya.
Musdahlifa menekankan pentingnya kerja sama agar program Pokja berhasil.
“Ini kepercayaan yang harus dijalankan maksimal,” pungkasnya. (via)














Tinggalkan Balasan