Devota M. Leisubun (FOTO: ANTARA/TIMEX)

TIMIKAEXPRESS.id – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Mimika, Papua Tengah, masih membuka pendaftaran bagi calon siswa Sekolah Rakyat yang dijadwalkan mulai belajar pada September ini.

Pelaksana Tugas Kepala Dinsos Mimika, Devota M. Leisubun, mengatakan tahun pertama program ini menargetkan 100 siswa, masing-masing 50 siswa tingkat SMP dan 50 siswa tingkat SMA.

“Pendaftaran sudah dibuka selama dua pekan, tapi baru 39 anak mendaftar untuk SMP dan 20 anak untuk SMA. Masih kurang 11 anak untuk SMP, 30 anak untuk SMA, serta cadangan 10 orang,” kata Devota di Timika, Sabtu (6/9).

Menurut dia, Dinsos Mimika sudah memiliki data calon siswa terutama dari keluarga miskin ekstrem dan anak putus sekolah.

Tim akan melakukan verifikasi langsung ke rumah calon siswa.

Namun, terdapat kendala di lapangan seperti penolakan orang tua dan batasan usia anak.

Program Sekolah Rakyat di Mimika merupakan kolaborasi Kementerian Sosial dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Kemen PU menyiapkan fasilitas gedung, sementara tenaga pengajar dari Kemendikbud.

Untuk sementara, kegiatan belajar-mengajar akan menggunakan gedung bekas Wisma Atlet PON XX di Jalan Poros SP2–SP5, Kelurahan Timika Jaya, Distrik Mimika Baru.

Gedung tersebut kini tengah direnovasi oleh Kemen PU sebelum digunakan sebagai sekolah.

Devota menambahkan, penerimaan siswa SD baru akan dilakukan setelah gedung Sekolah Rakyat dibangun di Kampung Iwaka.

Program ini bagian dari Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025 tentang pengentasan kemiskinan dan penghapusan kemiskinan ekstrem.

Sekolah Rakyat dirancang untuk memberi akses pendidikan gratis bagi anak-anak dari keluarga miskin sekaligus menekan angka putus sekolah. (*/)