AM Putut Prabantoro, Penasihat Paguyuban Wartawan Katolik Indonesia (PWKI) saat berpose di depan Gereja Roh Kudus, Minggu (10/8) (FOTO: ISTIMEWA/TIMEX)

ROMA, TIMIKAEXPRESS.id – Duta Besar Republik Indonesia untuk Tahta Suci, Trias Kuncahyono, mengajak penyelenggara tur ziarah ke Roma, pimpinan rombongan, dan pastor pendamping agar mengadakan misa di Gereja Katolik Roh Kudus, Paroki Ferratella, Roma.

Gereja yang berlokasi di Via Rocco Scotellaro ini berada tidak jauh dari Wisma KBRI untuk Tahta Suci.

Namun, Trias menegaskan, ajakan ini bukan semata karena faktor jarak, melainkan karena nilai sejarah dan makna monumental gereja tersebut.

“Setidaknya dengan misa di sini, peziarah dari Indonesia tidak kesulitan mencari lokasi, sekaligus menjadi bagian dari gereja yang didedikasikan untuk Kardinal Ignatius Suharyo,” kata Trias saat ditemui AM Putut Prabantoro, Penasihat Paguyuban Wartawan Katolik Indonesia (PWKI), di Gereja Roh Kudus, Minggu (10/8).

Trias menjelaskan, Paus Fransiskus mengangkat Mgr. Ignatius Suharyo Hardjoatmodjo menjadi Kardinal pada 5 Oktober 2019.

Sesuai tradisi, setiap kardinal mendapat gereja titular (kehormatan) di Roma.

Karena pandemi Covid-19, Kardinal Suharyo baru resmi menerima Gereja Roh Kudus Paroki Ferratella pada 28 Agustus 2021, sehari setelah pelantikannya di Basilika Santo Petrus, Vatikan.

Menurut Trias, jika misa bagi rombongan peziarah Indonesia dilakukan secara rutin di gereja ini, secara perlahan dapat membentuk tradisi baru dan menghidupkan kembali minat umat Italia untuk hadir dalam misa.

Hal ini sejalan dengan pernyataan Kardinal Suharyo bahwa gereja-gereja di Eropa semakin sepi.

KBRI untuk Tahta Suci, kata Trias, akan berkoordinasi dengan pastor paroki setempat terkait jadwal misa.

Ibadat dapat dipimpin oleh pastor pendamping peziarah atau imam asal Indonesia yang berkarya di Roma.

Gereja Roh Kudus Paroki Ferratella, atau Spirito Santo alla Ferratella, dibangun pada 1 Desember 1981 dan dilayani oleh Kongregasi Rosminian (Institutum Caritatis). Paus Yohanes Paulus II pernah mengunjungi gereja ini pada 16 April 1989. (*/)