DERMAGA – Model dermaga apung yang akan dibangun di Kokonao dan Keakwa (FOTO: ISTIMEWA/TIMEX)
TIMIKAEXPRESS.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika melalui Dinas Perhubungan (Dishub) pada Tahun 2025 merealisasikan pembangunan dua unit dermaga apung di wilayah pesisir, yaitu di Kampung Kokonao, Distrik Mimika Barat, dan Kampung Keakwa, Distrik Mimika Tengah.
Fasilitas pendukung ini diharapkan mempermudah akses transportasi laut sekaligus menunjang aktivitas ekonomi dan sosial warga setempat.
Kepala Bidang Perhubungan Udara Dishub Mimika, Elcardobes Sapakoly, yang juga Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), mengatakan pembangunan dermaga apung di Kokonao saat ini baru mencapai 6 persen.
Keterlambatan terjadi karena sebagian material utama, seperti aquatic, masih dalam proses pengiriman dari Bandung, sementara tiang pancang dikirim dari Surabaya.
“Pembangunan dermaga apung di Kokonao dibiayai dari dana Otonomi Khusus (Otsus) dengan pagu anggaran Rp6,6 miliar. Targetnya rampung November sesuai kontrak, asalkan tidak ada hambatan di lapangan,” ujarnya, Selasa (12/8).
Sedangkan realisasi pembangunan dermaga apung di Keakwa bersumber dari APBD Mimika, dengan spesifikasi material yang sama.
Proyek ini juga menjadi pilot project yang akan menjadi acuan pengembangan dermaga apung di tahun-tahun berikutnya.
Elcardobes menambahkan, perencanaan pembangunan telah dilakukan sejak 2024, termasuk koordinasi dengan masyarakat dan aparat kampung untuk memastikan lokasi yang dipilih tepat sasaran dan bermanfaat.
“Fokus kami membangun dermaga yang kokoh, aman, dan benar-benar mendukung aktivitas masyarakat pesisir,” tegasnya. (a77)














Tinggalkan Balasan