Rahmansyah Chaidir (FOTO: INDRI/TIMEX)
TIMIKAEXPRESS.id –Rahmansyah Chaidir Kepala Pelni Cabang Timika menuturkan, ada tiga armada yang dipersiapkan menghandle puncak arus mudik yang puncaknya diperkirakan pada 26 Maret menjelang hari Raya Idul Fitri.
Tiga armada tersebut adalah, KM Sabuk Nusantara 75, KM Tatamailau dan KM Sirimau.
Pasalnya, pada saat itu KM Lauser dialihkan ke Semarang dan Sampit untuk melayani mudik gratis dari program Kementerian.
“Meski peningkatkan penumpang tidak signifikan, dibanding libur Natal dan Tahun Baru, kita prediksi hanya naik tiga hingga lima persen saja, pada 2 Maret 2025 diperkirakan 1.200 orang yang keluar dari Timika,”ujarnya saat dihubungi, Jumat (21/3/2025)
Puncak arus mudik akan terjadi di 26 Maret 2026, pada saat itu, kata Rahmandsyah, akan ada 3.000 lebih orang yang akan keluar dari Timika.
“Kalau Lebaran ini penumpang arus mudiknya tidak meningkat, karena memang kan mayoritas di Timika non Muslim. Untuk tujuannya pun yang paling banyak itu ke Tual, ada juga ke Sorong ,” ungkapnya lagi.
Lanjutnya, untuk menunjang itu, PT Pelni juga telah membuka posko, dengan berkolaborasi bersama Angkatan Laut, tim Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), dengan KP3 laut, juga pihak Kepolisian.
Mengenai harga tiket kapal, sampai saat ini masih normal yaitu Rp 295 ribu.
“Saya mengimbau ke masyarakat untuk membeli tiket jauh-jauh hari sebelum keberangkatan, dan masyarakat juga bisa secara online tidak perlu ke kantor dengan menggunakan aplikasi Pelni,” pungkasnya.(eno)









Tinggalkan Balasan