Yonathan Demme Tangdilintin (FOTO: INDRI/TIMEX)
TIMIKAEXPRESS.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika masih terus memperjuangkan 280 kuota Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) khusus Orang Asli Papua (OAP).
Usaha ini guna menjawab tuntutan masyarakat asli setempat akan kabar gembira adanya rekrutmen CPNS, setelah Pemkab Mimika memfasilitasi perwakilan peserta yang tidak lulus CPNS formasi 2024, bertemu
langsung dengan pihak Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB).
Pengajuan 280 kuota CPNS khusus OAP, ini berawal dari aksi pemalangan Kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Mimika yang dilakukan oknum CPNS yang tidak lolos
tes formasi 2024.
Terkait pengajuan kuota 280 CPNS khusus OAP, hingga kini masih menunggu jawaan dari Kemenpan-RB.
“Memang perlu proses setelah kita ajukan permintaan formasi ke Kemenpan-RB, setelah itu baru koordinasi lagi dengan BKN Pusat,” ujar Yonathan Demme Tangsilintin kepada Timika eXpress di Perumahan Pemda 1 pada Jumat (7/3/2025).
Sembari menunggu proses rekrutmen CPNS formasi khusus OAP, Pj Bupati Yonathan mendorong agar para pelamar OAP diberi pelatihan Computer Assistend Test (CAT).
“Saya sudah sampaikan ke Pj Sekda agar kita latih teman-teman OAP supaya saat ikut tes bisa lulus, ” tandasya.
Untuk diketahui, perjuangan CPNS formasi khosus OAP ini sudah dimulai sejak Penjabat (Pj) Bupati Mimika dijabat Valentinus Sudarjanto Sumito.
Adapun atensi dari Kemenpan-RB waktu itu, semua seleksi CPNS di Mimika dilaksanakan sesuai dengan ketentuan, namun masih ada 280 formasi yang belum terisi.
Sehingga Valetinus minta supaya formasi 280 itu tetap diberikan kepada Pemkab Mimika, dan akan dikhususkan kepada OAP.
Namun, atas permintaan itu, Pemkab Mimika diminta menyelesaikan terlebih dahulu semua tahapan CPNS formasi 2024, sebelum melakukan rekrutmen formasi khusus OAP dengan kuota 280 orang. (eno)















Tinggalkan Balasan