TERGELETAK – Tampak jazad korban Marthen Buloroy, yang ditemukan  tergeletak di area Jembatan Waker, SP 5 beberapa waktu lalu. (FOTO: IST/TIMEX)

TIMIKAEXPRESS.id – Penyidik Polsek Mimika Baru (Miru) hingga kini masih terus mendalmi penyelidikan kasus pembunuhan terhadap Marthen Buloroy di area Jembatan Waker, Distrik Mimika Baru, Mimika-Papua Tengah pada 19 Desember 2024 sekitar pukul 05.00 WIT.

Kapolsek Mimika Baru, AKP J. Limbong, S.H melalui Kanit Reskrim Polsek Mimika Baru, Iptu I Ketut Suartika kepada Timika eXpress, Senin (6/1/2024), mengatakan dalam penyelidikan pihaknya dibantu oleh Satreskrim Polres Mimika dan Polda Papua.

“Bersama Reskrim Polres Mimika dan Polda Papua kita terus lakukan penyelidikan guna mengungkap kasus pembunuhan atas laporan pihak keluarga korban,” ujarnya.

Dari hasil penyelidikan sementara, Iptu I Ketut Suartika menyebut bahwa korban diduga dibunuh menggunakan benda tajam, sehingga langsung meninggal di TKP.

“Dari luka-luka yang kita temukan, pelaku diduga melakukan pembunuhan secara emosi terhadap korban,” jelasnya.

Menurut dia, dalam menguak kasus ini, pihaknya sangat hati-hati karena menyangkut SARA.

“Sudah ada tiga saksi yang kita mintai keterangan, termasuk mengumpulkan barang bukti berupa HP milik korban dan bukti rekaman CCTV, tapi pelakunya belum terungkap.

Adapun keterangan salah satu saksi menerangkan korban biasanya pulang ke rumah pada malam hari sekitar pukul 22.00 WIT, dan bila ada kesibukan pun, korban selalu memberitahu keluarganya melalui pesan singkat ponselnya (SMS).

“Saat kejadian, saksi mengaku menunggu hingga pukul 02.00 WIT, namun korban tak kunjung pulang rumah. Kemudian pada pagi harinya, saksi mendapat informasi dari polisi bahwa korban ditemukan meninggal dunia di area Jembatan Waker. Ini yang kita masih terus lakukan penyelidikan dan penyidikan,” tandasnya. (via)