PENYERAPAN – Antonius Rahabav, Ketua Umum 2PAM3 saat menyerahkan baju kepada perwakilan peserta di Kantor Sekretariat Jalan Yos Sudarso pada, Selasa (26/11) (FOTO: ELISA/TIMEX)
TIMIKAEXPRESS.id – Perkumpulan Penggerak Aspirasi Masyarakat Minoritas Indonesia Maju (2PAM3) Kabupaten Mimika menggelar kegiatan pemantapan (briefing) untuk melakukan pemantauan Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada Pilkada di Mimika.
Antonius Rahabav, Ketua Umum 2PAM3 mengatakan, kegiatan ini merupakan briefing dan pemantapan serta pembekalan hukum, tentang cara pemantauan di lapangan pada TPS.
Sehingga yang difokuskan dalam kegiatan ini di daerah pemilihan Mimika Baru yang terdapat 186 TPS, Distrik Wania 77 TPS dan Distrik Kuala Kencana sebayak 20-an TPS.
“Jadi dari tiga distik di Mimika ini yang difokuskan untuk pemantauan,” jelasnya.
Kegiatan ini memberikan bimbingan, arahan agar para tim pemantau ini dapat bertugas dengan baik di lapangan dengan hati-hati dan bertanggungjawab atas apa yang menjadi temuan.
Antonius mengatakan, melihat dari lokasi TPS hampir semuanya rumit hanya saja, pihaknya melihat pada tingkat populasi pemilihan terbesar yakni Distik Mimika Baru kemudian di Distik Wania.
Dengan jumlah DPT terbanyak ini menurutnya sumber potensi kerawanannya juga besar, sehingga menjadi fokus perhatian.
Adapun tahapan pemantauan akan dilakukan pada saat pemungutan suara dan perhitungan suara.
“Jadi setelah pemungutan suara, masyarakat pergi untuk mencoblos, selanjutnya menghitung dan disitulah peran kami,” jelasnya.
Katanya, dalam satu hari full terjadi dua tahapan itu. Jika terdapat hal -hal yang menjadi pelanggaran maka akan dijadikan sebagai temuan.
“Kami akan merekomendasikan temuan ini kepada Gakkumdu, dan Bawaslu agar segera mengambil sikap saat ini juga. Jadi tidak perlu waktu lama dan bisa jadi TPS yang menjadi temuan ini akan diteliti dan ditindaklanjuti serta diputuskan dan hitungannya ditunda,” terangnya.
Harapannya dengan kegiatan ini anggotanya dapat dibekali untuk melakukan pengawasan di TPS masing-masing sehingga mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.
“Jadi mencegah mafia -mafia Pilkada agar bisa teratasi dengan kinerja kami, karena kami independen dan tidak berpihak kepada siapapun,” pungkasnya. (bob)








Tinggalkan Balasan