BERSAMA – Gerry Okoware saat foto bersama dengan para calon DPRK dan pengurus Lemasko usai menggelar Rapat Musyawarah di Hotel Serayu (FOTO: INDRI/TIMEX)
TIMIKAEXPRESS.id – Lembaga Musyawarah Adat Suku Kamoro (Lemasko) dibawah kepemimpinan Gerry Okoware, merekomendasikan 12 nama kepada Tim Seleksi (Timsel) Kabupaten Mimika untuk menduduki kursi Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) jalur Otonomi Khusus (Otsus).
Terkait hal tersebut, Lemasko melaksanakan musyawarah di Hotel Serayu Timika, guna untuk memberikan sosialisasi terkait proses tahapan calon DPRK sebagaimana arahan dari Timsel kepada pihak lembaga.
“Kami membuka pendaftaran secara transparan, siapa saja boleh mendaftar, kita tidak membatasi, sehingga sejak pembukaan sampai dengan hari ini, ada 12 nama yang sudah masuk, ke sekretariat lembaga, nama-nama tersebut kami lembaga nantinya akan memberikan rekomendasi ke Timsel,” ujar Gerry.
Selanjutnya, Timsel yang akan melakukan proses seleksi, dari 12 nama ini, mana saja yang pemberkasannya sesuai mekanisme tahapan, sehingga lolos tidaknya akan menjadi kewenangan dari Timsel.
“Rencananya Kamis kami akan menyerahkan berkas ke sekretariat Timsel, terkait penilaian, kami serahkan ke Timsel, mereka lah yang akan mengecek kelengkapan dari masing-masing calon, namun pastinya kita akan terus mengawal proses ini,” ucap Gerry.
Sebab, sesuai arahan dari Timsel, dari sembilan kursi DPRK, Lemasko akan mendapatkan kouta empat kursi, didalamnya terdiri dari 30 persen perempuan, dalam artian, tiga calon laki-laki dan satu calon perempuan.
Sementara itu, Dominikus Mitoro, Wakil Ketua I Bidang Keuangan dan Administrasi Lemasko mengatakan, dirinya berharap, Lemasko dibawah kepimpinan Gerry Okoware, bisa mendapatkan kursi sebagaimana yang sudah ditetapkan oleh Timsel yaitu empat kursi bagi Lemasko.
“Tetapi kemungkinan juga kami ada yang kita masukkan dalam daftar tunggu, bila selama satu tahun berjalan, mereka yang duduk di DPRK ini , tidak sesuai yang diharapkan oleh masyarakat adat, maka lembaga akan menggantikannya, untuk itu, kita akan melihat satu tahun masa kerja mereka selama menjadi DPRK,” terangnya.
Sehingga pastinya, untuk poin-poin ini, Lemasko akan membuat MoU, sehingga diharapkan siapapun yang terpilih nanti, bisa mengawal aspirasi masayrakat akar rumput, terutama masyarakat Kamoro. (eno)








Tinggalkan Balasan