TIMIKAEXPRESS.id – Pelaksanaan debat perdana dalam kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Mimika 2024, yang diikuti tiga Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Mimika, berlangsung seru nan sukses.
Sebagaimana disaksikan, mulai Paslon nomor urut 1 Johannes Rettob-Emanuel Kemong (JOEL), Paslon nomor urut 2 Maximus Tipagau-Peggi Patrisia Pattipi (MP3) dan Paslon nomor urut 3 Alexsander Omaleng-Yusuf Rombe Pasarrin (AIYE), dalam debat perdana, selain menyampaikan gagasan juga adu visi-misi untuk kemajuan pembangunan di Mimika lima tahun ke depan.
Pelaksanaan debat yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mimika berlangsung di Gelanggan Olahraga (GOR) Futsal SP2-SP5 Timika pada Rabu (23/10/2024).
Debat yang berlangsung tiga sesi, diawali pemaparan visi-misi calon bupati, diikuti pemaparan visi-misi calon wakil bupati dan sesi ketiga debat visi-misi paslon, yang diakhiri dengan clossing statement (pernyataan penutup) dari setiap Paslon.
Debat perdana dengan mengusung tema, “Pembangunan Ekonomi, Pengelolaan SDM dan Tata Kelola Pemerintahan Mewujudkan Kesejahteraan Masyarakat Kabupaten Mimika”,itu dimulai pukul 14:00 WIT, ditandai dengan penyerahan materi oleh Ketua Panelis Prof.Dr.Melkias Hetharia,SH,MA,H.Hum kepada Ketua KPU Mimika, Dete Abugau.
Pelaksanaan debat yang disiarkan langsung Metro TV dan kanal Youtube, diawali perkenalan masing-masing Paslon, dan diikuti penyampaian visi dan misi.
Setelahnya pencabutan koin pertanyaan yang diajukan moderator, tanya jawab antar Paslon secara acak, tanya jawab khusus antar calon wakil bupati dari masing-masing Paslon, dan diakhiri ajakan memberi dukungan dari setiap Paslon.
Ketua KPU Mimika, Dete Abugau dalam sambutannya, mengatakan KPU sudah melewati berbagai tahapan hingga kini masuk masa kampanye.
Pelaksanaan debat ini untuk mendengarkan visi-misi dari masing-masing Paslon, sehingga masyarakat bisa menilai sebelum memberikan pilihan atau hak suaranya.
“Saya sampaikan kepada ketiga Paslon, bahwa setiap kita punya kelemahan dan kelebihan, sehingga saya harap jangan saling serang, tetapi tawarkan visi-misi program untuk lima tahun mendatang agar pada 27 November 2024 masyarakat bisa memilih dengan hati nurani, tidak memilih karena keluarga, sahabt, dan bukan karena dikasih uang,” tandasnya.
Pemaparan Visi-Misi
Paslon nomor urut 1 Johannes Rettob-Emanuel Kemong dalam pemaparan visi-misi lebih kepada gerakan masyarakat adil dan sejahtera.
Dimana Paslon dengan jargon JOEL ini ingin penerus bangsa di Mimika harus pintar dan cerdas.
Untuk itu, visi-misi JOEL adalah harapan untuk Mimika sejahtera.
“Semua ini tidak akan tercapai, jika tidak ada dukungan dari masyarakat,” ungkap Johannes Rettob.
Karenanya, program JOEL akan difokuskan pada 3 hal penting dan utama, yaitu meningkatkan kualitas birokrasi dalam memudahkan akses pelayanan.
Selain itu, meningkatkan pelayanan masyarakat agar cerdas, sehat dan damai sehingga bisa terwujudnya peningkatan pertumbuhan ekonomi di Mimika, serta pengelolaan SDM dan pembangunan berkelanjutan.
“Visi-misi kami (JOEL) adalah wujud nyata rasa cinta kepada warga Mimika, sehingga kami butuh dukungan masyarakat Mimika,” tandasnya.
Sementara Paslon nomor urut 2 Maximus Tipagau-Peggi Patrisia Pattipi dalam pemaparan visi-misi, yaitu mewujudkan Mimika aman, damai dan sejahtera.
Dalam kerangka ini, Paslon MP3 menawarkan sembilan program, terkhusus ekonomi dan kemandirian investasi dan pendidikan gratis.
MP3 juga menawarkan pembangunan kesehatan skala internasional.
Hal ini dikarenakan angka kematian orang Papua sangat tinggi.
Disamping itu, MP3 akan menyediakan tranportasi gratis bagi warga pesisir dan pegunungan, serta promosi pariwisata go internasional.
MP3 juga akan membuka digital pemerintahan dan pemerataan infrastruktur.
Sementara Peggy Patrisia Pattipi menambahkan, MP3 juga akan membuka ruang terbuka hijau.
“Sembilan program ini untuk perubahan, dimana visi-misi yang kami tawarkan adalah untuk perubahan, sebab Mimika akan menjadi contoh atau pilot project bagi kabupaten lain di Papua,” serunya.
Selanjutnya, Paslon nomor urut 3 Alexsander Omaleng-Yusuf Rombe Pasarrin, dalam pemaparan visi-misi, Alexsander Omaleng mengatakan, mengapa harus memilih AIYE, karena visi-misi Mimika mandiri dan sejahtera sudah terbukti meningkatkan stabilitas keamanan dan warga aman serta nyaman dalam melakukan aktifitas.
Termasuk kemampuan mengelola keuangan sendiri dalam mempercepat pembangunan ekonomi, serta pengelolaan SDM dan tata kelola pemerintah dalam mewujudkan kesejahteraan.
“Mengapa saya prioritaskan aman, agar semua aktifitas yang kita jalankan sehari-hari merasa aman, sehingga membuka peluang investasi. Dan mandiri adalah kita harus mampu kelola keuangan sendiri, dengan terstuktur, sehingga bisa menjadi tuan di tanah sendiri,” tegasnya.
Paslon dengan akronim AIYE pun meyakini, jika sudah aman pendidikan, kesehatan dan pendapatan masyarakat terpenuhi, maka kesejahteraan pun dengan sendirinya bisa tercapai. (eno)








Tinggalkan Balasan