AKBP I Komang Budiartha (FOTO: GREN/TIMEX)

TIMIKAEXPRESS.id – Puluhan personel gabungan TNI-Polri yang dikerahkan ke Distrik Alama guna melakukan pengamanan usai insiden penembakan yang menewaskan korban Mr. Glen Malcolm Conning (50) pada 5 Agustus 2024 lalu sudah ditarik kembali ke Timika.

Kapolres Mimika, AKBP I Komang Budiartha kepada Timika eXpress di Kantor Pelayanan Polres Mimika pada Kamis (29/8) mengatakan, pihaknya sudah menarik kembali puluhan personel TNI-Polri di Distrik Alama.

“Personel gabungan itu melakukan pengamanan di Alama selama dua Minggu. Jadi setelah dua Minggu, semua personel sudah ditarik kembali ke Timika, karena situasi di sana sudah kembali normal. Ditambah lagi disana juga belum ada pos polisi ataupun Koramil,” jelasnya.

Kapolres mengungkapkan, para tokoh agama dan masyarakat di Distrik Alama dapat menjamin keamanan disana, hanya saja sulit komunikasi.

“Kita bisa bangun komunikasi dengan para tokoh disana, hanya saja terkendala jaringan. Karena kita lakukan komunikasi ke sana melalui SSB, apabila baterainya lobet ataupun cuaca buruk disana, maka sulit untuk komunikasi,” ungkapnya.

Dikatakannya, Helikopter jenis IWN, MD.500 ER PK milik PT Intan Angkasa Air Service yang dipiloti oleh Mr. Glen Malcolm Conning hingga kini masih berada di Distrik Alama.

“Untuk Helikopter memang masih ada di Alama, dan belum ada koordinasi dari pihak perusahaan penerbangan dengan kita terkait evakuasi heli tersebut,” pungkasnya. (glt)