DITERIMA – 256 pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) TH K2, dari Provinsi Papua, diterima di Nabire, Provinsi Papua Tengah, oleh Pj Gubernur Papua Tengah, DR. Ribka Haluk, S.Sos. (FOTO: IST/TIMEX)
NABIRE,TIMIKAEXPRESS.id – Pemerintah Provinsi Papua Tengah menerima sebanyak 256 pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) TH K2, dari Provinsi Papua.
Pj Gubernur Papua Tengah, DR. Ribka Haluk, S.Sos., MM, menyambut dan memberikan pengarahan langsung, Rabu (22/5/2024).
“Saya akan menyambut langsung kehadiran seluruh ASN TH K2 Provinsi Papua yang ditempatkan disini (Nabire,red). Seluruh pegawai tersebut nantinya diberikan pengarahan,”ungkap Ribka Haluk kepada wartawan.
Ribka Haluk menjelaskan seharusnya ASN TH K2 Provinsi Papua yang masuk ke Provinsi Papua Tengah sebanyak 260 orang. Akan tetapi setelah dilakukan pendataan terdapat 1 orang meninggal dunia dan 3 orang lainnya tidak melengkapi berkas.
“Dari laporan BKPSDM, diperkirakan lebih dari 90 persen orang telah melaporkan kedatangannya pasca dilakukan pemanggilan. Bahkan kini seluruhnya telah disebar ke dinas-dinas, sesuai dengan kemampuan bidang mereka masing-masing,” jelasnya.
Ribka Haluk berharap agar pengalaman mereka semasa bertugas sebagai honorer dengan masa pengabdian yang panjang di Provinsi Papua, bisa diterapkan di Provinsi Papua Tengah. Dan diharapkan semua bisa bekerja sama dengan ASN maupun staf yang telah terlebih dahulu bertugas disini (Papua Tengah, Nabire, red).
“Harapan saya mereka segera adaptasi di lingkungan kerja masing-masing. Saya percaya dengan pengalaman yang mereka miliki, bakal menjadi tenaga baru bagi seluruh ASN yang adi sini.” pungkasnya.
Sementara itu Kepala BKPSD Papua Tengah, Roland James mengatakan, berdasarkan Surat Menteri Pemberdayaan Negaran dan Reformasi Birokrasi No : B/3171/M.SM.01.00/2023, hal pengalihan dari Provinsi Papua ke daerah Papua Tengah dilakukan pengusulan sebanyak 260 orang Eks TH K2 Provinsi Papua tahap 1 menjadi PNS.
“Jadi pengalihan Eks TH K2 Provinsi Papua menjadi PNS di Papua Tengah Tahap 1 sebanyak 260 orang, telah berproses pengusulannya menjadi PNS. Dimana rinciannya 256 orang telah ditetapkan NIP nya oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN). Sedangkan 4 orang tidak memenuhi syarat, dengan alasan 1 orang meninggal dunia dan 3 orang tidak melengkapi berkas,” ungkapnya.
Roland menegaskan, saat ini pihaknya telah melakukan pemanggilan kepada 256 Eks TH K2 untuk segera melapor.
“Sejauh ini sudah lebih dari 90 persen telah berada di Nabire dan telah melapor ke BKPSDM. Kalau tidak ada halangan, setelah diterima oleh Pj Gubernur Papua Tengah, para ASN akan bekerja sesuai dengan penempatan pada unit kerja masing-masing,” ujarnya.(tim)









Tinggalkan Balasan