SD Inpres Kwamki I. (FOTO: GREN/TIMEX)

TIMIKAEXPRESS.id – Kepala Sekolah Dasar Inpres Kwamki I, Salomina Rumainum sangat menyayangkan perbuatan orang tak dikenal (OTK) yang memecahkan kaca jendela, coret-coret dinding dan ludah pinang di SD Inpres Kwamki I yang terletak di Jalan Cendrawasih, Distrik Kwamki Narama, Mimika-Papua Tengah, Rabu (15/5).

“Memang pagar keliling sudah dalam keadaan rusak, makanya gedung SD ini dipenuhi coretan, ludah pinang dan kaca jendela pun dipecahkan oleh OTK,” jelas Salomina kepada Timika eXpress di halaman sekolah SD Inpres Kwamki I.

Kepala sekolah SD Inpres Kwamki I menambahkan, coretan pada gedung dan kaca jendela yang dipecahkan tersebut diduga dilakukan oleh oknum pemabuk.

“Kami minta agar pihak keamanan setempat dapat menertibkan orang mabuk di Distrik Kwamki Narama agar hal-hal seperti ini jangan terulang lagi,” jelasnya.

Selain itu, Kepala SD Inpres Kwamki I pun mengaku, kerusakan pagar keliling tersebut sudah diusulkan ke Dinas Pendidikan Mimika guna dilakukan perbaikan.

“Kami sudah usulkan ke Dinas Pendidikan untuk dibangunkan pagar keliling dan sudah pernah diukur beberapa waktu lalu. Dampak dari rusaknya pagar tersebut, akhirnya gedung sekolah dicoret-coret dan ada satu jendela yang kacanya sudah dipecahkan,” jelasnya.

Selain itu, ia mengaku, bersyukur atas bantuan Pemkab Mimika, khususnya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang telah membangun gedung baru sebagai ruang belajar.

“Kami bersyukur atas perhatian dari Disdikbud Mimika yang sudah membangun kembali gedung baru sebagai pengganti gedung yang dulu dibakar. Untuk saat ini, kami butuhkan adalah pagar keliling,” jelasnya.

Ditambahkannya, berdasarkan data pokok pendidikan (Dapodik) itu, jumlah murid  keseluruhan di SD Inpres Kwamki I  sebanyak 364 dengan 11 rombongan belajar (Rombel). 

“Jumlah guru di sini ada 17 orang baik ASN, P3K dan status kontrak. ASN dan P3K itu ada 13 guru dan sisanya merupakan guru kontrak termasuk satu orang operator,” jelasnya. (glt)