Dishub akan Rumuskan Tarif Dasar
PEGANG – Kabag Ops Polres Mimika, AKP Sajuri saat memegang stiker Maxim untuk dipasang disalah satu mobil secara simbolis, Selasa (14/5). (FOTO: GREN/TIMEX)
TIMIKAEXPRESS.id – Maxim Timika menggelar mediasi lanjutan bersama Asosiasi Sopir Rental (ASR) terkait penolokan Maxim di Timika oleh ASR. Dari mediasi tersebut, akhirnya membuahkan hasil yaitu kedua belah pihak telah bersepakat agar Maxim dan mobil rental tetap beroperasi bersama di Kota Timika.
Mediasi tersebut digelar di ruang Ops Pelayanan Polres Mimika pada Selasa (14/5) yang dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Mimika, AKP Sajuri dan dihadiri Kepala Seksi LLAJ dan MRLL Dinas Perhubungan, Fredy Richard Saija, perwakilan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perijinan Satu Pintu, Lambert Nunaki, Ketua Asosiasi Sopir Rental Timika, Firman Amali dan Kepala Wilayah Maxim Timika, Hendra Nussaly didampingi kuasa hukumnya, Ria Aritonang, SE, SH, M.H.
Kabag Ops Polres Mimika, AKP Sajuri kepada awak media uasi mediasi tersebut mengatakan, penyelesaian masalah antara pihak Maxim dan sopir rental di Timika sudah berdamai dan kedua belah pihak bersepakat agar sama-sama beroperasi di Timika.
“Kedua belah pihak bersepakat agar semua kendaraan Maxim dipasang stiker pada pintu samping kanan dan kiri. Sehingga sudah dipasang stiker Maxim secara simbolis di salah satu mobil Maxim. Hal ini dilakukan agar menjaga sinergitas dan kebersamaan antara Maxim dan taxi rental,” jelasnya.
Sementara itu, beberapa hari lalu pihak Maxim telah membuat tiga laporan polisi di Polres Mimika terkait pengrusakan Kantor Maxim dan pengancaman terhadap driver Maxim di Pondok Amor dan Jalan Kelimutu.
“Maxim sudah bersepakat untuk mencabut tiga laporan tersebut dan kedua bela pihak akhirnya berdamai dan tetap beroperasi bersama-sama,” jelasnya.
Kepala Seksi LLAJ dan MRLL Dinas Perhubungan, Fredy Richard Saija kepada awak media mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan Surat Keputusan Gubernur Nomor : 188.4/170/Tahun 2023 tentang penetapan tarif dasar angkutan penumpang umum, angkutan barang, angkutan sungai, danau, dan penyeberangan.
“Nanti Pemda Mimika melalui kami Dinas Perhubungan akan menghitung tarif per kilo meter, per jam dan per hari sesuai dengan SK Gubernur. Namun hal itu bukan langsung jadi hari ini, tetapi butuh waktu. Sehingga kita akan ambil pertama dari Bandara Mozes Kilangin ke SP 2 dan Kota Timika secara keseluruhan,” jelasnya.
Selain itu, Dinas Perhubungan juga akan menghitung sparepart mobil Maxim, kemudian BBM, ekonomi dan pendatapan sopir, maka disitulah akan ditemukan tarif dasar.
“Apabila tarif dasar ini tidak seimbang, maka taksi rental bisa bergabung ke Maxim, dan tarif tersebut akan berlaku untuk semua jenis kendaraan. Sehingga kita akan melakukan kajian untuk diusulkan ke bupati agar dibuatkan surat Edaran Bupati,” jelasnya.
Selain itu, Kepala Seksi LLAJ dan MRLL Dinas Perhubungan, Fredy Richard Saija pun menegaskan kepada Maxim agar tidak beroperasi ke arah Poumako dan Bandara.
“Ingat, arah Poumako itu ada trayek taksi Mapurujaya yang berbadan hukum dan di Bandara juga ada 5 Koperasi yang berbadan hukum,” jelasnya.
Selain itu, perwakilan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perijinan Satu Pintu, Lambert Nunaki kepada Timika eXpress mengatakan, Maxim itu mempunyai legalitas langsung dari pusat hingga ke Timika.
“Maxim mempunyai legalitas di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perijinan Satu Pintu Kabupaten Mimika. Sehingga saya berharap kepada semua warga Kota Timika agar tetap menjaga ivestasi yang masuk di Timika saat ini dengan baik. Kami juga berterima kasih kepada taksi rental Timika sudah menerima Maxim di Timika dengan harapan agar bisa bergabung dengan Maxim yang sudah digitalisasi agar jangan ketinggalan, karena ini merupakan perkembagan modern,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Asosiasi Sopir Rental Timika, Firman Amali kepada Timika eXpress mengatakan, pihaknya dengan Maxim sudah bersepakat agar tetap beroperasi bersama-sama.
“Kendaraan Maxim siap pasang stiker sebelum beroperasi dan semua laporan polisi sudah dicabut. Sehingga kami dengan Maxim akan beroperasi bersama-sama,” jelasnya. (glt)













Tinggalkan Balasan