AKBP I Gede Putra (FOTO: GREN/TIMEX)
TIMIKAEXPRESS.id – Beredar informasi di media sosial pasukan Organisasi Papua Merdeka (OPM) berkeliaran di Timika pada Sabtu (20/4) hingga meresahkan warga yang menerima pesan tersebut.
Kapolres Mimika, AKBP I Gede Putra saat dikonfirmasi Timika eXpress pada Minggu (21/4) langsung membantah informasi tersebut tidak benar.
“Informasi tersebut bukan dari Kepolisian. Situasi Kamtibmas di Kabupaten Mimika hingga saat ini masih kondusif. Sehingga saya berharap kepada semua masyarakat bersama-sama menjaga situasi Kamtibmas dengan baik agar selalu aman,” jelasnya.
Lanjut Kapolres Mimika, jika masyarakat mendapatkan adanya informasi Kamtibmas atau peningkatan eskalasi yang terjadi di lingkungan tempat tinggal masing-masing, bisa segera melaporkan ke polisi sehingga dapat ditindak lanjuti.
Hal senada juga disampaikan Dandim 1710/Mimika, Letkol Inf Dedy Dwi Cahyadi mengatakan data tersebut tidaklah benar. Untuk itu, dirinya meminta kepada semua masyarakat menyikapinya dengan tenang dan bersama-sama menjaga keamanan di Timika dengan baik.
“Berita tersebut tidak benar. Sebaiknya kita menyikapi dengan tenang, kami mengimbau kepada semua elemen masyarakat bersama-sama menjaga Timika baik agar Timika selalu aman dan kondusif.
Adapun isi informasi yang tersebar di masyarakat melalui WA grup yang ditujukan kepada Para Asisten dan Komandan Satgas (Dansatgas) di Mimika bahwa sesuai informasi dalam rapat Anev yang dilaksanakan pada hari Kamis, 18 April 2024, diperoleh informasi bahwa beberapa orang anggota OPM dari Beoga, Kabupaten Puncak, yang salah satunya bernama Namek Murib terlihat berada di kawasan SP 3, Distrik Kuala Kencana.
Anggota OPM yang dimaksud berada di samping salah satu Bank BRI di SP 3, yang saat itu berpapasan dengan Danramil Kuala Kencana. Salah satu anggota OPM berencana menembak Danramil dengan pistol, namun urung dilakukan.
Anggota OPM dari Beoga tersebut diungkapkan, berencana menargetkan aparat keamanan (Apkam) yang berpangkat tinggi, minimal berpangkat Danramil sebagai aksi balas dendam atas meninggalnya pentolan OPM Abubakar Kogoya di Tembagapura beberapa waktu lalu. Abubakar ditindak oleh pasukan gabungan TNI-Polri yang tergabung dalam Satgas Operasi Damai Cartenz di Mile 69, Distrik Tembagapura, Mimika.
Kemudian, anggota OPM dari Beoga yang dimaksudkan, juga disebutkan saat ini tengah mencari amunisi atau peluru untuk melancarkan aksinya di area Mile 69, atau wilayah Tembagapura maupun kota Timika. Anggota OPM Beoga itu saat ini berada dan tersebar di wilayah Jayanti, SP 12, Blok V, SP 7 dan Kwamki Narama.
Terkait aksi balas dendam OPM ini, diindikasikan mengikuti aksi balas dendam yang dilakukan oleh OPM wilayah Kabupaten Paniai terhadap Danramil 1703-04/Aradide, Lettu Inf (Anumerta) Oktovianus Sogalrey.
Sehingga data hasil Anev itu mengarahkan setiap personel keamanan di wilayah Mimika untuk selalu waspada terhadap lingkungan dimana pun berada. Kemudian, selalu siapkan CB (istilah di internal aparat keamanan) jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dalam setiap kesempatan.
Personel aparat keamanan juga diminta mengurangi kegiatan keluar yang mencolok dan bersifat rutin. Adapun jika keluar, agar dapat direncanakan pengamanannya dan keamanannya secara matang.
Personel aparat keamanan juga diminta tidak melakukan kegiatan dengan orang yang belum terlalu dikenal atau baru dikenal, apalagi di tempat yang diinisasi oleh orang tersebut.
Personel keamanan juga diminta untuk menghindari pelaksanaan kegiatan di daerah atau kawasan Jayanti, SP 12, Blok V, SP 7 dan juga Kwamki Narama. Demikian, agar menjadi perhatian kita bersama dan untuk dilaksanakan. (glt)













Tinggalkan Balasan