GANTUNG DIRI – Jenazah AT ditemukan dalam kondisi gantung diri di Jalan Busiri Ujung tepatnya di Gang Sahabat, Sabtu (13/4). (FOTO: IST/TIMEX)

TIMIKAEXPRESS.id – Kepolisian Sektor Mimika Baru masih menyelidiki motif kematian seorang pemuda berinisial AT (26) yang nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri di Gang Sahabat, Jalan Busirih Ujung, Mimika-Papua Tengah pada Sabtu (13/4) lalu.

“Kita sudah lakukan olah TKP guna menghindari hal-hal yang tidak kita inginkan. Dalam proses olah TKP, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau tanda lainnya pada tubuh korban. Untuk motifnya kami masih dalami,” jelas Kapolsek Mimika Baru, AKP J. Limbong, SH kepada Timika eXpress di Polsek Miru pada Sabtu (13/4).

Dijelaskannya, pada pukul 08.30 WIT, korban sempat sarapan di rumah saudaranya di Jalan Irigasi Timika. Kemudian korban menggunakan satu unit sepeda motor menuju ke Gang Sahabat di Jalan Busiri Ujung.

Sekitar pukul 10.00 WIT, saksi SAB yang sedang berada di kamarnya mendengar ada suara bunyi semacam suara terjatuh.

Selanjutnya saksi AP masuk ke dalam kamar dan melihat semacam ada bayangan di atas kepalanya.Saat melihat ke atas, saksi mendapati korban sudah gantung diri menggunakan tali tambang.

“Saksi (AP,red) langsung pun menangis, hingga membuat saksi SAB keluar dari kamarnya dan bertanya kepada saksi AP, mama ada apakah? Dan AP mengatakan “Ardi ada gantung diri”,” katanya.

Berselang beberapa menit, tim Inafis Polres Mimika bersama personel Polsek Mimika Baru langsung menuju ke lokasi dan melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Berdasarkan keterangan pihak keluarga, korban akhir-akhir ini sering mengeluh ingin pulang kampung karena rindu bertemu dengan orang tuanya.

Setelah dilakukan proses olah TKP, personel Polsek Mimika Baru langsung mengevakuasi jenazah korban ke RSUD Mimika guna dilakukan visum luar dan akan diserahkan ke pihak keluarga korban.

Sementara itu, pihak keluarga menerima dengan iklas kepergian korban dan tidak mempermasalahkannya, karena peristiwa yang terjadi merupakan murni aksi yang dilakukan oleh korban sendiri.

“Kami sudah serahkan jenazah korban kepada pihak keluarga guna disemayamkan termasuk pelengkapan administratif,” jelasnya. (glt)