PANTAU – Salah satu pegawai sedang memantau lokasi pembangunan gedung perpustakaan tepat di samping Kantor Distrik Mimika Timur, Jumat (29/9). (FOTO: Gren/TimeX)
TIMIKA, TIMIKAEXPRESS.id – Mewujudkan Sumber Daya Manusia (SDM) Mimika yang cerdas, unggul dan berkarakter sebagai salah satu misi pimpinan daerah, maka Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika melalui Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah merealisasikan pembangunan gedung perpustakaan mini atau Pojok Baca Digital (Pocadi) di Distrik Mimika Timur.
Lokasi gedung perpustakaan tersebut berada di RT 03, Kelurahan Wania, tepatnya di samping Kantor Distrik Mimika Timur, Mimika-Papua Tengah.
Bakri Athoriq, Kepala Distrik Mimika Timur kepada Timika eXpress di ruang kerjanya, Jumat (29/9) mengatakan, terkait realisasi pembangunannya, pada Rabu kemarin ia sudah mendapat laporan dari pihak Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah.
Adapun pengerjaan berupa penggalian pondasi gedung perpustakaan dengan ukuran 10 X 8 meter itu sudah mulai dilaksanakan pada Jumat kemarin.
Pengerjaan fisik tersebut tertuang dalam kontrak Nomor: 010/442/2023 tertanggal 13 September 2023.
Adapun lama waktu pengerjaannya selama 90 hari kalender, itu dikerjakan oleh CV Putra Boumawal Jaya selaku kontraktor pelaksana, dan CV Wira Kamil selaku konsultan pengawas.

Bakri pun menyebut, anggaran yang digelontorkan untuk pembangunan perpustakaan mini ini sebesar Rp 670 juta bersumber dari APBD Mimika Tahun Anggaran (TA) 2023.
Sebelum nantinya gedung perpustakaan dimanfaatkan setiap jam kerja bagi semua kalangan, terlebih meningkatkan minat baca masyarakat di Mimika Timur, pihaknya pun akan melengkapi seluruh sarana-prasarana, baik literatur buku bacaan, termasuk pemanfaatan Wi-Fi untuk meudahkan pengunjung mengakses jaringan internet.
“Setelah banguannya selesai, kami akan sosialisasikan ke masyarakat di lima kampung dan satu kelurahan tekait manfaat penting perpustakaan. Kita akan tarik minat baca masyarakat, meskipun selama ini tidak sedikit warga manfaatkan smartphone untuk menambah ilmu pengetahuannya,” kata seru Bakri.
Dikatakan pula, untuk buku bacaan pengadaannya oleh pihak Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah.
Adapun pengawai yang akan mengelola, oleh pihaknya akan tempatkan satu pegawai khusus dari Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah, dan satu tenaga pendamping dari Distrik Mimika Timur.

Sementara itu, Andi Ramlie Terru, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Mimika, secara terpisah mengatakan, selain di Mimika Timur, Pocadi juga akan dibangun di Kampung Nawaripi, Distrik Wania.
“Untuk Pocadi di Kampung Nawaripi saat ini sedang proses pelelangan. Untuk awal hanya bangunan fisiknya saja, sementara untuk buku bacaan, juga sarana pendukung lainnya kami usulkan dalam APBD Perubahan, dengan harapan dapat diakomodir,” kata Andi.
Ia menyebut alasan pemilihan lokasi pembangunan Pocadi di Kampung Nawaripi, ini terkait keterediaan dan keabsahan lahan supaya tidak mubazir seperti beberapa gedung aset pemerintah. (glt/kay)









Tinggalkan Balasan