KLARIFIKASI – Zakharias Marey saat menyampaikan klarifikasi dan permohonan maaf terkait video viral yang beredar di Nabire, Papua Tengah. (FOTO: IST)

NABIRE, timikaexpress.id – Zakharias Marey menyampaikan klarifikasi sekaligus permohonan maaf terkait video viral yang beredar di media sosial yang terjadi di Nabire pada 20 Januari 2026.

Video berdurasi 1 menit 1 detik tersebut memperlihatkan seorang perempuan terlibat perkelahian dengan perempuan yang mengenakan pakaian dinas Aparatur Sipil Negara (ASN) di salah satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemprov Papua Tengah, sehingga memicu perhatian publik.

Dalam pernyataan resminya, Jumat (6/2/2026), Zakharias menyampaikan permohonan maaf kepada pimpinan Pemerintah Provinsi Papua Tengah serta masyarakat.

“Atas nama pribadi dan keluarga, saya menyampaikan permohonan maaf kepada Bapak Gubernur, Wakil Gubernur, dan Sekda atas kejadian yang tidak pantas,” ujarnya.

Ia menegaskan peristiwa tersebut menjadi pelajaran penting dan berjanji akan memastikan kejadian serupa tidak terulang.

Zakharias mengakui peristiwa dalam video berkaitan dengan persoalan rumah tangga. Ia menyebut telah 21 tahun tidak hidup bersama dengan istrinya di Timika dan telah menempuh jalur hukum, meski proses administrasi belum sepenuhnya rampung.

Selain itu, ia meminta pihak yang mengunggah dan menyebarkan video tersebut agar segera menghapusnya.

Jika tidak diindahkan, pihaknya akan menempuh jalur hukum.

“Kami akan meminta pertanggungjawaban sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.

Zakharias berharap klarifikasi tersebut dapat meluruskan informasi di publik sekaligus mengakhiri polemik yang berkembang di media sosial. (*)