Julia Tahitu (FOTO:DOK/TIMEX)
TIMIKA, timikaexpress.id — Puskesmas Atuka, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, menggencarkan edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) kepada masyarakat sebagai langkah pencegahan penyakit menular, yaitu Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dan malaria yang masih mendominasi kasus di wilayah tersebut.
Kepala Puskesmas Atuka Julia Tahitu menyebutkan, sepanjang 2025 pihaknya menangani 6.509 kasus ISPA dan 2.876 kasus malaria dari lima kampung di wilayah kerja.
“Dari 10 penyakit terbanyak yang kami tangani sepanjang Januari–Desember 2025, ISPA tertinggi disusul malaria.
Tingginya angka ini juga karena pasien yang sama melakukan pemeriksaan berulang,” ujarnya di Timika.
Menurut Julia, ISPA umumnya dipicu batuk dan influenza serta rendahnya kesadaran masyarakat menerapkan PHBS.
Sementara malaria dipengaruhi kondisi lingkungan yang kurang bersih sehingga menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk anopheles.
Untuk menekan angka kasus, Puskesmas Atuka aktif melakukan penyuluhan PHBS di kampung-kampung, posyandu, serta berbagai kegiatan kemasyarakatan.
“Upaya pencegahan meliputi pengobatan tuntas bagi pasien ISPA, sedangkan malaria dilakukan pengobatan, pengawasan minum obat (PMO), pembagian kelambu, dan edukasi kebersihan lingkungan,” jelasnya.
Selain itu, Puskesmas Atuka membentuk kader malaria di setiap kampung guna membantu pemantauan, penyuluhan, serta pengawasan pengobatan.
Di luar penanganan ISPA dan malaria, layanan kesehatan ibu hamil, bayi, dan balita tetap berjalan rutin melalui posyandu bulanan, pemeriksaan kehamilan, serta imunisasi.
Puskesmas juga dilengkapi fasilitas USG portabel yang dapat dibawa ke kampung-kampung.
Puskesmas Atuka merupakan puskesmas induk di Kampung Atuka, Distrik Mimika Tengah, yang didukung empat pustu: Kampung Timika Pantai, Kekwa, Aikwapuka, dan Mioko.
Pelayanan di Kampung Aikwapuka dan Mioko juga diperkuat melalui kolaborasi dengan tenaga kesehatan Program Kampung Sehat Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK). (ant)








Tinggalkan Balasan