PERNYATAAN SIKAP — Perwakilan keluarga menyampaikan pernyataan sikap terkait keberadaan sembilan perempuan yang menurut keluarga diduga dibawa paksa di Distrik Jila, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Kamis (3/9/2026). (FOTO: IST/TIMEX)

MIMIKA, timikaexpress.id — Nasib sembilan perempuan yang menurut keterangan keluarga diduga dibawa paksa oleh kelompok bersenjata di Distrik Jila, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, pada 17 Agustus 2026, hingga kini belum diketahui secara pasti.

Keluarga korban meminta kepastian mengenai keberadaan dan kondisi sembilan perempuan tersebut.

Mereka juga berharap anggota keluarga mereka segera dipulangkan dalam keadaan selamat.

Desakan itu disampaikan Namogolime yang mewakili keluarga korban melalui video pernyataan sikap yang beredar di sejumlah grup WhatsApp, Kamis (3/9/2026).

Dalam pernyataannya, keluarga menegaskan tidak ingin persoalan yang menimpa anggota keluarga mereka dikaitkan dengan aksi atau persoalan lain yang terjadi di Distrik Jila.

“Kami murni keluarga korban, dan kami hanya berbicara mengenai anak-anak kami yang dibawa. Kami tidak berkaitan dengan aksi-aksi lain yang dilakukan di Jila,” ujar Namogolime.

Keluarga meminta pihak yang mereka duga membawa sembilan perempuan tersebut memberikan informasi mengenai keberadaan dan kondisi mereka.

Bagi keluarga, kepastian mengenai keselamatan dan lokasi para korban menjadi hal utama.

Mereka juga meminta agar sembilan perempuan tersebut segera dipulangkan.

“Kami keluarga meminta pelaku memberikan informasi kepastian anak-anak kami sekarang berada di mana. Kami meminta agar dalam waktu dekat anak-anak kami dipulangkan, sebelum dua bulan ke depan,” katanya.

Dalam video tersebut, keluarga juga menyampaikan akan mengambil langkah tertentu apabila tuntutan mereka tidak mendapat respons.

Mereka menyebut akan mencari keberadaan anggota keluarga mereka dan mendatangi keluarga pihak yang mereka duga terlibat dan berada di Timika.

Pernyataan tersebut disampaikan keluarga sebagai bentuk desakan agar keberadaan sembilan perempuan itu segera mendapat kejelasan.

Keluarga berharap pemerintah dan aparat keamanan memberikan perhatian serta melakukan upaya untuk memastikan keberadaan dan keselamatan sembilan perempuan tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada informasi terbuka yang memastikan keberadaan maupun kondisi sembilan perempuan tersebut.

Dugaan mengenai pihak yang membawa mereka juga masih merupakan keterangan dari keluarga dan memerlukan verifikasi serta penanganan lebih lanjut dari pihak berwenang. (via)