RAPAT — Pengurus Ikatan Keluarga Flobamora (IKF) Mimika saat membahas pembentukan Panitia Peduli Gempa Flores-NTT di Sekretariat IKF Mimika, Sabtu (15/8/2026). (FOTO:DOK.IKF/TIMEX)

MIMIKA, timikaexpress.id — Ikatan Keluarga Flobamora (IKF) Kabupaten Mimika menyiapkan aksi solidaritas untuk membantu korban gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Aksi kemanusiaan tersebut diputuskan dalam rapat IKF Mimika yang digelar di Sekretariat IKF Mimika, Sabtu (15/8/2026).

Dalam rapat itu, pengurus membentuk Panitia Peduli Gempa Flores-NTT sekaligus menyusun agenda penggalangan dana.

Panitia diketuai Paulus Weti, dengan Fredi Olakia sebagai sekretaris dan Paulina Langobelen sebagai bendahara.

Sementara Jamaluddin yang juga Ketua Pemuda Flobamora dipercaya sebagai Koordinator Posko, Arsi Seke dan Alif Betan sebagai Koordinator Lapangan, Martina Lis sebagai Koordinator Konsumsi, serta Robi Daa sebagai Koordinator Humas.

Ketua Panitia Peduli Gempa Flores-NTT Kabupaten Mimika, Paul Weti, mengatakan aksi tersebut merupakan bentuk kepedulian warga Flobamora di Mimika terhadap saudara-saudari mereka yang terdampak bencana.

Penggalangan dana dimulai Minggu (16/8/2026) melalui sejumlah gereja di Mimika, yakni Gereja Katedral Tiga Raja, Gereja Santo Stefanus Sempan, Gereja Santa Cecilia SP2, dan Gereja SP3.

Pelaksanaan penggalangan dana di setiap gereja akan dikoordinasikan oleh koordinator lapangan.

Sebelum kegiatan, panitia terlebih dahulu menyampaikan surat pemberitahuan kepada pastor paroki atau dewan gereja.

Selain di gereja, panitia juga merencanakan penggalangan dana di sejumlah titik lampu merah.

Namun, kegiatan tersebut baru akan dilaksanakan setelah panitia memperoleh izin dari Dinas Sosial.

Siapkan Posko di Timika Indah

Untuk mendukung kegiatan, panitia menyiapkan posko di Lapangan Timika Indah, tepatnya di kawasan pangkalan taksi gelap C-19.

Pemasangan tenda posko dijadwalkan pada Senin (17/8/2026).

Pengurus IKF juga meminta setiap sektor mengutus satu orang pemuda sebagai koordinator sektor.

Mereka akan membantu menggerakkan warga di masing-masing sektor untuk berpartisipasi dalam aksi solidaritas tersebut.

Penggalangan dana dilakukan secara sukarela.

Panitia tidak akan menggunakan proposal, tetapi menerapkan mekanisme open donasi.

Sementara itu, setiap sektor disepakati memberikan dukungan sebesar Rp1 juta untuk kebutuhan konsumsi selama kegiatan penggalangan dana.

Dana tersebut disetorkan kepada bendahara panitia paling lambat 17 Agustus 2026.

Panitia juga membuka donasi melalui rekening bank IKF Mimika.

Adapun seluruh informasi terkait kegiatan dan perkembangan penggalangan dana akan disampaikan melalui grup whatsaap pengurus Flobamora.

Dalam pelaksanaan aksi di lapangan, Ketua Umum IKF Mimika, Gabriel Zezo berharap panitia mengikuti arahan Dinas Sosial agar anak-anak tidak dibawa atau dilibatkan dalam kegiatan penggalangan dana.

“Saya harap seluruh warga Flobamora Mimika dapat mengambil bagian dalam membantu meringankan beban masyarakat Flores yang terdampak gempa,” ujarnya.

Aksi solidaritas itu sekaligus menjadi wujud persaudaraan warga Flobamora di Mimika terhadap masyarakat di Flores-NTT yang sedang menghadapi masa sulit akibat bencana. (vis)