PEMULIHAN — Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa bersama jajaran Forkopimda meninjau pusat perkantoran di Kabupaten Puncak pascakerusuhan yang menyebabkan sejumlah fasilitas pemerintahan rusak akibat pembakaran. (FOTO:HUMAS PEMPROV PAPUA TENGAH)
ILAGA, timikaexpress.id – Pascakerusuhan yang berujung pada pembakaran sejumlah kantor pemerintahan di Kabupaten Puncak, Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa turun langsung ke Ilaga untuk memimpin penanganan dan pemulihan, Jumat (14/8/2026).
Gubernur Meki bersama Wakil Gubernur Papua Tengah Deinas Geley, Kapolda Papua Tengah, Kabinda Papua Tengah, Bupati Puncak Elvis Tabuni, Wakil Bupati Naftali Akawal serta jajaran Forkopimda terlebih dahulu meninjau kondisi sejumlah fasilitas pemerintahan yang mengalami kerusakan akibat aksi massa pada Selasa (12/8/2026).
Peninjauan dilakukan di Kantor DPRK Puncak, Kantor Bupati Puncak serta sejumlah fasilitas pemerintahan lainnya.
Usai meninjau lokasi, Gubernur Meki memimpin Rapat Koordinasi Terpadu di Aula Negelar, Ilaga. Rapat tersebut diikuti Bupati Puncak, jajaran Forkopimda, para kepala distrik, kepala kampung serta pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Puncak.
Rapat digelar untuk mendengar langsung persoalan yang berkembang di masyarakat sekaligus merumuskan langkah penanganan dan pemulihan pascainsiden.
Gubernur Meki menegaskan, Pemprov Papua Tengah tidak akan membiarkan Pemkab Puncak menghadapi situasi tersebut sendirian.
“Kita tidak akan membiarkan mereka berjalan sendiri, kita akan terus bersama-sama dengan masyarakat di Ilaga. Sejumlah pimpinan OPD telah kami utus lebih dulu ke Ilaga untuk membantu penanganan pascakejadian,” ujar Meki.
Dalam rapat tersebut, pemerintah membahas tiga agenda utama, yakni inventarisasi kerusakan, pemulihan pelayanan publik, serta pemulihan keamanan dan ketertiban.
Inventarisasi dilakukan untuk mengetahui total kerusakan gedung, peralatan maupun dokumen pemerintahan yang terdampak. Data tersebut akan menjadi dasar dalam penyusunan langkah rehabilitasi dan rekonstruksi.
Sementara pemulihan pelayanan publik diarahkan agar aktivitas pemerintahan tetap berjalan meski sejumlah kantor mengalami kerusakan.
Pemerintah akan menyiapkan fasilitas alternatif atau ruang kerja sementara.
Untuk aspek keamanan, Pemprov Papua Tengah bersama TNI/Polri dan Forkopimda berupaya menjaga situasi tetap kondusif sekaligus membangun kembali kepercayaan masyarakat melalui komunikasi dan dialog.
Wakil Gubernur Papua Tengah Deinas Geley menegaskan persoalan yang terjadi di Puncak menjadi perhatian serius pemerintah provinsi.
Karena itu, seluruh pihak diminta memperkuat koordinasi agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.
Rapat tersebut menghasilkan sejumlah kesepakatan, antara lain mempercepat perbaikan dan rehabilitasi fasilitas pemerintahan yang terdampak, menyelesaikan persoalan penyaluran Dana Desa secara transparan dan akuntabel sesuai ketentuan, serta meningkatkan komunikasi antara pemerintah, tokoh adat, tokoh agama dan masyarakat.
Langkah tersebut diharapkan dapat memulihkan pelayanan pemerintahan sekaligus menciptakan kondisi yang aman dan kondusif bagi masyarakat Puncak.
Kunjungan langsung Gubernur Meki ke Ilaga menunjukkan komitmen Pemprov Papua Tengah untuk memastikan proses penanganan tidak berhenti pada koordinasi administratif, tetapi berlanjut pada pemulihan pemerintahan, pelayanan publik dan kehidupan masyarakat di Kabupaten Puncak. (*)













Tinggalkan Balasan