KIRIM LOGISTIK – Pemprov Papua Tengah melalui Dinas Kesehatan mengirimkan 11 koli logistik kesehatan berupa obat-obatan dan Bahan Medis Habis Pakai (BMHP) ke Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, menggunakan jalur udara dari Nabire, Senin (6/7/2026). (FOTO: IST/TIMEX)
NABIRE, timikaexpress.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah bergerak cepat menjamin keberlangsungan pelayanan kesehatan di Kabupaten Intan Jaya dengan mengirimkan 11 koli logistik kesehatan berupa obat-obatan dan Bahan Medis Habis Pakai (BMHP) ke Sugapa, Senin (6/7/2026).
Pengiriman bantuan melalui jalur udara tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut arahan Gubernur Papua Tengah agar stok obat dan perlengkapan medis yang sebelumnya tertahan di gudang kargo segera disalurkan ke fasilitas pelayanan kesehatan di wilayah Intan Jaya.
Pesawat yang mengangkut logistik lepas landas dari Nabire menuju Sugapa pada pukul 08.05 WIT.
Distribusi ini menjadi bagian dari upaya memastikan pelayanan kesehatan di puskesmas maupun fasilitas kesehatan lainnya tetap berjalan tanpa kendala.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah, dr. Agus, mengatakan pihaknya terus melakukan pengawasan terhadap distribusi logistik kesehatan agar seluruh bantuan dapat diterima sesuai kebutuhan di lapangan.
“Sesuai instruksi Bapak Gubernur, kami terus melakukan pengawasan dan koordinasi pergerakan logistik secara intensif. Bantuan obat-obatan dan BMHP yang sebelumnya telah diamankan di gudang kargo, dan dipastikan tiba di Sugapa,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pengiriman tersebut merupakan tahap kedua penyaluran bantuan kesehatan ke Intan Jaya.
Sebelumnya, Instalasi Farmasi Provinsi Papua Tengah telah mengirim bantuan darurat berupa cairan infus dan obat-obatan esensial guna memenuhi kebutuhan pelayanan medis yang mendesak.
Meski distribusi logistik telah berjalan, Dinas Kesehatan Papua Tengah masih menunggu rekomendasi keamanan sebelum mengirimkan tenaga medis tambahan ke Intan Jaya.
Menurut dr. Agus, seluruh personel kesehatan provinsi telah disiagakan dan siap diterjunkan kapan saja apabila situasi keamanan dinyatakan kondusif.
“Tim Dinkes Provinsi saat ini dalam posisi standby. Kami terus bersiaga dan berkoordinasi untuk menunggu rekomendasi keamanan serta petunjuk lebih lanjut sebelum tim diturunkan ke lapangan,” katanya.
Pemprov Papua Tengah berharap distribusi obat-obatan dan BMHP ini dapat menjamin kesinambungan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Intan Jaya.
Langkah tersebut juga menjadi wujud komitmen pemerintah daerah untuk memastikan masyarakat tetap memperoleh layanan kesehatan yang layak, meski berada di wilayah dengan tantangan geografis dan situasi keamanan yang cukup kompleks. (*)














Tinggalkan Balasan