POTONG TUMPENG – Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang didampingi Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah XVII/Cenderawasih, Ny. Ina Febriel Buyung Sikumbang saat memotong tumpeng merayakan HUT ke-63 Kodam XVII/Cendrawasih, Senin (18/5/2026). (FOTO:ISTIMEWA)
JAYAPURA, timikaexpress.id – Suasana penuh khidmat dan kebersamaan mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-63 Kodam XVII/Cenderawasih yang digelar di Aula Tonny A. Rompis Makodam XVII/Cenderawasih, Senin (18/5/2026).
Momentum syukuran tersebut menjadi refleksi perjalanan panjang pengabdian Kodam XVII/Cenderawasih dalam menjaga keamanan dan mendukung pembangunan di Tanah Papua.
Kegiatan syukuran dipimpin langsung Panglima Kodam (Pangdam) XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang, S.H., M.M., didampingi Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah XVII/Cenderawasih, Ny. Ina Febriel Buyung Sikumbang.
Acara turut dihadiri para pejabat Kodam, prajurit, PNS, serta anggota Persit.
Sebagai bentuk rasa syukur atas pengabdian selama 63 tahun, rangkaian kegiatan diawali dengan pemotongan tumpeng, pemberian tali asih kepada purnawirawan dan warakawuri, penyerahan hadiah lomba peringatan HUT ke-63 Kodam XVII/Cenderawasih, hingga doa lintas agama yang berlangsung penuh khidmat.
Nuansa toleransi dan persatuan begitu terasa saat seluruh elemen yang hadir bersama-sama memanjatkan doa demi keamanan, kedamaian, dan kesejahteraan masyarakat Papua.
Dalam sambutannya, Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi kepada seluruh prajurit, PNS, Persit, dan masyarakat Papua yang selama ini terus mendukung tugas-tugas Kodam XVII/Cenderawasih.
“Dirgahayu Kodam XVII/Cenderawasih. Semoga di usia ke-63 tahun ini, Kodam XVII/Cenderawasih semakin maju, profesional, dicintai rakyat, serta mampu memberikan pengabdian terbaik demi keamanan dan kesejahteraan masyarakat Papua,” ujar Pangdam.
Ia menegaskan, perjalanan panjang Kodam XVII/Cenderawasih sejak berdiri pada 17 Mei 1963 tidak terlepas dari berbagai tantangan dan dinamika yang dihadapi.
Namun, semangat pengabdian prajurit serta dukungan seluruh elemen masyarakat menjadi kekuatan utama dalam menjaga Papua tetap aman dan damai.
Peringatan HUT ke-63 Kodam XVII/Cenderawasih tahun ini mengusung tema “Bersama Rakyat Mewujudkan Papua Maju dan Sejahtera.”
Menurut Pangdam, tema tersebut memiliki makna mendalam dan relevan dengan kondisi Papua saat ini.
Ia menilai pembangunan Papua tidak dapat dilakukan sendiri, melainkan membutuhkan sinergi seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah, TNI-Polri, tokoh agama, tokoh adat, hingga masyarakat.
“Kita harus terus bersatu, bahu-membahu, dan bersinergi untuk menjadikan Papua lebih aman, damai, dan sejahtera,” tegasnya.
Selain menjadi momentum refleksi, syukuran HUT ke-63 Kodam XVII/Cenderawasih juga menjadi pengingat pentingnya menjaga semangat persaudaraan dan kemanunggalan TNI bersama rakyat di tengah berbagai tantangan pembangunan di Papua.
Di akhir sambutannya, Pangdam menyampaikan apresiasi kepada seluruh keluarga besar Kodam XVII/Cenderawasih atas dedikasi dan pengorbanan yang telah diberikan selama ini.
“Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa memberikan petunjuk, kekuatan, dan perlindungan dalam setiap pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” pungkasnya.
Acara kemudian ditutup dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur dan harapan agar Kodam XVII/Cenderawasih terus menjadi garda terdepan dalam menjaga kedamaian serta mendukung kesejahteraan masyarakat Papua. (*)
Penulis: Gren Telaubun
Editor: Maurits SDP









Tinggalkan Balasan