Painus Magai (FOTO: GREN/TIMEX)
MIMIKA, timikaexpress.id – Ketua DPC KNPI Kwamki Narama, Painus Magai, mengajak pemuda Mimika untuk bangkit, mandiri, dan memiliki arah yang jelas dalam membangun masa depan.
Hal tersebut disampaikannya kepada Timika eXpress melalui sambungan telepon, Sabtu (2/5/2026).
Menurutnya, Mimika merupakan daerah yang kaya akan sumber daya dan peluang. Namun, potensi tersebut belum sepenuhnya dimanfaatkan oleh generasi muda.
“Kita ini anak-anak Papua yang hidup di tanah yang kaya. Tapi kadang kita sendiri masih bingung mau ke mana arah hidup kita,” ujarnya.
Ia menilai, masih banyak pemuda yang memiliki semangat dan mimpi besar, tetapi belum tahu langkah awal untuk mewujudkannya.
Bahkan, sebagian memilih hanya mengikuti arus tanpa tujuan yang jelas.
“Banyak yang ingin maju, tapi tidak tahu mulai dari mana. Ada juga yang akhirnya hanya ikut arus dan sibuk dengan hal-hal yang tidak membangun masa depan,” jelasnya.
Painus mengakui bahwa ruang bagi pemuda, khususnya di Kwamki Narama, belum sepenuhnya optimal.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa pemuda tidak boleh terus bergantung pada bantuan pemerintah.
“Kalau kita terus menunggu program dan bantuan, kita akan tertinggal. Harus mulai dari diri sendiri, dari hal kecil, dari lingkungan sekitar,” tegasnya.
Ia menyoroti besarnya potensi Mimika, mulai dari ekonomi lokal, sumber daya alam, budaya, hingga pariwisata.
Namun, semua itu tidak akan berkembang jika pemuda hanya menjadi penonton.
“Pemuda harus berani turun langsung, mulai usaha kecil, bantu keluarga, jaga budaya, dan belajar hidup mandiri,” katanya.
Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya persatuan di kalangan pemuda. Perbedaan kelompok dan kepentingan dinilai kerap menjadi penghambat kemajuan bersama.
“Kalau kita bisa bersatu, kekuatan kita akan jauh lebih besar,” ujarnya.
Painus pun mengajak pemuda Mimika untuk mengubah pola pikir dan tidak lagi merasa sebagai kelompok pinggiran.
“Kita ini tuan di tanah sendiri. Kita punya hak untuk maju, tapi juga tanggung jawab untuk membangun daerah ini,” tegasnya.
Ia optimistis perubahan akan terlihat jika pemuda mulai bergerak, meski dari langkah sederhana.
“Tidak perlu langsung besar. Yang penting mulai dari hal kecil, nyata, dan berdampak,” katanya.
Ia berharap pemuda Mimika tidak hanya menjadi bagian dari cerita masa depan, tetapi menjadi pelaku utama perubahan hari ini.
“Kita harus kerja, bangun, dan jaga tanah ini bersama-sama,” pungkasnya. (via)









Tinggalkan Balasan