FOTO BERSAMA – Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong, didampingi Kadisdukcapil Slamet Sutedjo foto bersama jajaran Disdukcapil dan peserta usai pembukaan kegiatan evaluasi kinerja layanan publik di Ballroom Hotel Horison Ultima, Rabu (22/4/2026). (FOTO: Mega Irianti/TimeX)
MIMIKA, timikaexpress.id — Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Mimika menggelar evaluasi kinerja layanan publik di Ballroom Hotel Horison Ultima, Rabu (22/4/2026). Kegiatan ini dibuka langsung oleh Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong.
Dalam arahannya, Emanuel menegaskan bahwa kualitas pelayanan publik menjadi tolok ukur utama kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.
Karena itu, ia menekankan pentingnya menjadikan kepuasan masyarakat sebagai indikator utama dalam setiap layanan.
“Evaluasi ini bukan sekadar formalitas, tetapi menjadi ruang introspeksi untuk memastikan pelayanan yang kita berikan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Ia mengakui masih terdapat berbagai tantangan dalam penyelenggaraan layanan publik, mulai dari keterbatasan sumber daya manusia, sarana prasarana, hingga sistem dan prosedur yang perlu terus disempurnakan.
Menurutnya, hasil evaluasi harus ditindaklanjuti dengan langkah konkret dan terukur, bukan hanya menjadi dokumen administratif semata.
“Pelayanan harus cepat, mudah, transparan, dan tidak berbelit-belit. Ini yang harus kita wujudkan bersama,” tegasnya.
Emanuel juga menyoroti pentingnya pemanfaatan teknologi informasi dalam meningkatkan efektivitas dan efisiensi layanan.
Selain itu, integritas dan profesionalisme aparatur menjadi hal mutlak yang harus dijaga untuk meningkatkan kepercayaan publik.
Ia turut mengajak seluruh perangkat daerah memperkuat sinergi dan kolaborasi guna menghadirkan pelayanan publik yang lebih baik.
Sementara itu, Kepala Dinas Dukcapil Mimika, Slamet Sutedjo, menyampaikan bahwa pihaknya terus berupaya meningkatkan kualitas layanan dengan menghadirkan narasumber dari pusat guna memperkuat pemahaman standar pelayanan.
Ia mengungkapkan bahwa pelayanan di Mal Pelayanan Publik (MPP) Mimika sejauh ini berjalan baik, baik secara fisik maupun digital.
“Di Tanah Papua, Mimika termasuk daerah yang mampu menjalankan layanan MPP secara fisik dan digital secara bersamaan,” ungkapnya.
Ke depan, Disdukcapil Mimika juga akan mengembangkan layanan publik skala mini di tingkat distrik, seperti di Kuala Kencana dan wilayah pesisir, agar masyarakat tidak perlu lagi datang ke pusat kota untuk mengurus administrasi.
Selain itu, pengukuran kepuasan masyarakat akan terus diperkuat melalui survei, forum konsultasi publik, hingga pemantauan melalui media sosial dan ulasan digital.
“Indikator kepuasan masyarakat meliputi prosedur yang sederhana, kemudahan akses pengaduan, serta tindak lanjut atas setiap keluhan,” jelasnya.
Slamet juga menekankan pentingnya pelaporan yang akurat dan terintegrasi. Menurutnya, meskipun pelayanan di lapangan berjalan baik, tanpa dukungan administrasi yang kuat, penilaian dari pemerintah pusat tidak akan maksimal.
“Kita tidak boleh berpuas diri. Yang kurang harus diperbaiki, yang sudah baik harus ditingkatkan,” pungkasnya. (*)









Tinggalkan Balasan