TIMIKA, timikaexpress.id – Manajemen PT Freeport Indonesia (PTFI) menutup sementara akses jalan utama menuju tambang di Tembagapura menyusul aksi penyerangan bersenjata terhadap prajurit TNI di kawasan Mile Point (MP) 50, Distrik Tembagapura, Mimika, Rabu (11/2/2026).
“Akses jalan utama menuju Tembagapura untuk sementara masih ditutup,” ujar Vice President Corporate Communications PTFI Katri Krisnati, Rabu malam.
Manajemen PTFI menyatakan telah menerima laporan resmi dari aparat keamanan sekitar pukul 15.00 WIT terkait aksi penembakan yang terjadi di wilayah operasional perusahaan tambang emas dan tembaga terbesar di dunia.
Katri menambahkan, prioritas perusahaan saat ini adalah memastikan keselamatan seluruh karyawan dan semua pihak di wilayah kerja PTFI.
“Kami terus berkoordinasi dengan aparat keamanan pemerintah terkait hal ini,” katanya.
Diberitakan sebelumnya, aksi penyerangan bersenjata oleh KKB di Mile 50 menyebabkan meninggalnya satu anggota Koramil1710-04/Tembagapura (Kodim 1710/Mimika), Sertu Arifin Cepa.
Selain itu, juga menciderai Sertu H, dan seorang karyawan kontraktor PTFI, yakni PT Kuala Pelabuhan Indonesia (KPI).
Kedua korban dilaporkan mengalami luka tembak, sebagaimana keterangan resmi Kapendam XVII/Cenderawasih Letkol Inf Tri Purwanto. (vis)








Tinggalkan Balasan