FOTO BERSAMA – Kepala Disperindag Mimika, Petrus Pali Ambaa bersama agen penyalur minyak tanah usai rapat koordinasi di aula Disperindag Mimika, Jumat (28/11). (FOTO: GREN/TIMEX)

MIMIKA, timikaexpress.id – Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Mimika bekerja sama dengan PT Pertamina dan lima agen penyalur akan menggelar operasi pasar murah minyak tanah.

Harga minyak tanah dalam operasi pasar tersebut ditetapkan sebesar Rp4.000 per liter.

Kegiatan berlangsung pada 4–9 Desember 2025 dan dipusatkan di 25 denominasi gereja yang telah ditunjuk sebagai lokasi penyaluran.

Kepala Disperindag Mimika, Petrus Pali Ambaa, ST., MT, dalam rapat bersama Pertamina dan para agen penyalur di aula Disperindag Mimika, Jumat (28/11), mengatakan operasi pasar ini merupakan bentuk komitmen Pemkab Mimika untuk mendukung masyarakat yang merayakan hari besar keagamaan.

Petrus menegaskan bahwa meski lokasi penjualan berada di gereja, operasi pasar tetap terbuka bagi seluruh warga tanpa memandang agama atau jemaat tertentu.

Untuk memastikan pemerataan, pembelian minyak tanah dibatasi 20 liter per kepala keluarga (KK).

“Pada saat pembelian, masyarakat wajib membawa Kartu Keluarga,” tegas Petrus.

Sementara itu, Sales Branch Manager (SBM) Pertamina Rayon II Papua Tengah, Junaedi Kala, menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan operasi pasar murah tersebut.

Pertamina bahkan menambah kuota penyaluran bagi setiap agen sebanyak 120 ton.

“Tambahan kuota ini tidak mengganggu pasokan reguler ke pangkalan, selama para agen mengambil kuota sesuai jadwal yang telah ditetapkan,” ujarnya. (via)