TIMIKAEXPRESS.id – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-101 Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) dan HUT ke-80 Republik Indonesia, Dewan Pengurus Daerah (DPD) WKRI Keuskupan Timika menggelar rekoleksi di Aula Bobaigo Keuskupan Timika, Jumat (5/9).
Rekoleksi yang dimulai pukul 09.00 WIT ini menghadirkan dua narasumber, yakni Pastor Jhon Bunai, Pr, dan Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Papua Tengah, Ignatius Adii.
Keduanya merupakan tokoh Katolik yang memberikan refleksi sesuai dengan tema rekoleksi, “WKRI berjalan bersama dalam pengharapan mewujudkan kesejahteraan perempuan dan anak.”
Dalam pemaparannya, Ignatius Adii menekankan pentingnya komunikasi yang baik di kalangan anggota WKRI.
“Sebagai anggota WKRI, ibu-ibu harus mampu membangun komunikasi yang sehat. Dengan begitu, dapat memberikan yang terbaik untuk keluarga, sahabat, dan masyarakat sekitar,” ujarnya di hadapan puluhan anggota DPD WKRI, DPC WKRI, dan WKRI ranting Timika.
Sementara itu, Pastor Jhon Bunai membawakan materi tentang spiritualitas.
Ia menjelaskan, kata spiritualitas berasal dari bahasa Latin spiritus yang berarti nafas atau roh.
“Dalam tradisi Katolik, spiritual adalah jalan hidup dalam Roh Kudus sesuai dengan panggilan masing-masing,” tutur Direktur Spiritual St. Yohannes Paulus II tersebut.
Pastor Jhon juga menekankan bahwa WKRI harus menjadi teladan perempuan Katolik yang memperjuangkan kesejahteraan, terutama bagi anak-anak.
Menurutnya, kesejahteraan harus dipahami secara menyeluruh.
“Kesejahteraan mencakup berbagai dimensi yang perlu berjalan seimbang. Hidup yang baik dan layak itulah wujud kesejahteraan,” jelasnya.
Melalui rekoleksi ini, WKRI Timika diharapkan semakin memperteguh panggilannya sebagai organisasi yang berperan nyata dalam membangun iman, keluarga, serta kesejahteraan masyarakat. (*/)














Tinggalkan Balasan