Ipda Frengky Tethool (FOTO: ELISA/TIMEX)

TIMIKAEXPRESS.id – Seorang ibu rumah tangga berinisial YL tega membuang bayi kembar di Kali Mayon, Distrik Kuala Kencana pada Selasa 18 Juni lalu.

Aksi nekat dan keji ini dilakukan YL lantaran panik saat melahirkan di jalan dan mengetahui kedua bayinya meninggal dunia.

Ipda Frengky Tethool, Kapolsek Kwamki Narama kepada Timika eXpress, Rabu (3/7), mengatakan, kejadian itu bermula ketika pelaku (YL) dalam keadaan hamil tua hendak ke kota dari Kampung Bhintuka SP 13 pada 18 Juni 2024 dengan mengendarai motor.

Saat dalam perjalanan, ia tiba-tiba merasa kesakitan karena kontraksi hendak melahirkan.

Dirinya pun terpaksa melahirkan di jalan tanpa pertolongan medis hingga YL pun pingsan seketika.

Beberapa saat kemudian setelah sadar, ia bangun dan begitu terkejut karena mendapati bayi kembar yang baru dilahirkan itu sudah meninggal dunia.

Mirisnya, lantaran takut diketahui oleh sang suami, YL pun tega membuang jasad bayi kembar itu di Kali Mayon pada Selasa, 18 Juni 2024 sekitar pukul 21.00 WIT.

Usai membuang jasad bayi kembar, YL pun kembali ke SP 13 pada 20 Juni 2024.

YL yang takut akan suaminya lantas melakukan aksi penculikan bayi kerabatnya yang baru lahir.

YL kemudian membawa bayi kerabatnya yang diculik ke Kwamki Narama, dan mengaku kepada keluargasuaminya bahwa bayi tersebut adalah anaknya.

Lanjut Ipda Frengky, kerabat YL yang menyadari bayinya hilang, saat itu juga keluarganya langsung bergegas melakukan pencarian.

Pihaknya kemudian memperoleh informasi dari keluarga mereka di Kwamki Narama, bahwa YL diketahui membawa seorang bayi.

Setelah ditelusuri oleh keluarga, ternyata bayi yang dibawa YL memang sama dengan ciri-ciri bayi yang sedang dicari keluarga dari kerabatnya.

Pihak keluarga korban pun kemudian melaporkan hal tersebut ke Polsek Kwamki Narama.

selanjutnya pada 22 Juni 2024, personil Polsek Kwamki Narama mendatangi kediaman keluarga YL dan YL langsung diamankan guna proses lebih lanjut.(kay)