Uncategorized

Vebian Magal Pastikan Tidak Ada Tunggakan Uang Kuliah Peserta Beasiswa

Vebian Magal

FOTO: ELISA/TimeX

TIMIKA, TimeX

Vebian Magal, Direktur Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme Kamoro (YPMAK) menrgaskan tidak ada peserta penerima beasiswa yang belum membayar uang kuliahnya selama tiga semester.

Hal ini disampaikan Vebian, menanggapi pernyataan Mariunus Makneipeku, salah seorang Tokoh Masyarakat Kamoro, belumlama ini.

Kata Vebian, tiga semester itu adalah 1 tahun 6 bulan. Dan sesuatu hal yang tidak mungkin jika ada yang menunggak uang kuliah selama itu.

“Sekali lagi saya tegaskan tidak ada peserta beasiswa menunggak uang kuliahnya selama tiga semester,” katanya saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (4/5).

Vebian mengatakan, pihaknya sudah ada rapat bersama dengan Divisi Pendidikan dan dilakukan pencegahan melalui data resmi. Dari data tersebut ternyata tidak ada tudingan tersebut.

Lebih lanjut dikatakan, YPMAK sebagai pengelola dana kemitraan PT Freeport Indonesia ini merupakan yayasan besar dan bekerja sesuai dengan AD-ART dan dalam pemberian bantuan pendidikan tentunya mempunyai Standar Operasional Pelayanan (SOP).

“Ada dua kategori penerima bantuan yaitu bantuan pendidikan dan mitra pendidikan yang meliputi Akper, PGSD, STIE JB, UTI itu semua bantuan pendidikan tapi harus berdasarkan Perjanjian Kerja Sama untuk proses pembayarnya. Sementara yang menjadi mitra adalah STT Russell,” jelasnya.

Lanjutnya, saat ini banyak anak-anak Amungme dan Kamoro yang menempuh studi di sejumlah universitas dan akademi di Mimika tetapi tidak semua menjadi tanggung jawab YPMAk. Misalnya saja di Akper sebanyak 28 mahasiswa, PGSD 40 mahasiswa, STIE JB 72 mahasiswa, STT Russel sebanyak 76 mahasiswa dan UTI sebanyak 75 mahasiswa. Sehingga totalnya berjumlah 291 mahasiswa.

“Jadi Amungme Kamoro tidak otomatis menjadi tanggungan YPMAK. Silahkan kepada orang tua yang anaknya tidak dibiayai bisa berhubungan dengan pemerintah, dan jika anaknya benar-benar perseta beasiswa yang resmi dari YMPAK bisa langsung datang ke Kantor YPMAK,” kata Vebian.

Lanjutnya, mitra-mitra yang telah menyelesaikan laporan pertanggungjawaban tepat waktu, pembayarannya pun tepat waktu, sebaliknya jika laporan pertanggungjawaban terlambat maka pembayaran terlambat.

Di Timika lanjut dia, mitra resmi ialah Sekolah Asrama Taruna Papua (SATP) dan Keuskupan ada dua sekolah di Kokonao dan Solus Populi di SP 3, sedangkan untuk mitra di Jayapura ada SMAN 3, USTJ, UNCEN dan UNIPA Manokwari.

Dikatakan, YPMAK juga bermitra dengan Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) De La Sale, dan Yayasan Lokon yang menaungi SD dan SMP di wilayah Indonesia Tengah.

Beralih di Jawa Timur ada Universitas Widya Mandala, UN Malang, Institut Penerbangan di Banyuwangi, Jawa Tengah Universitas Sanatadharma, Unika, Soegijapranata, Binterbusi, dan Jawa Barat ada IKOPIN Bandung.

Pihaknya memiliki data pembayaran dan semua mekanisme, SOP dan peraturan yang jelas.

“Saat ini YPMAK melayani peserta penerima beasiswa sebayak 3.000 orang,” pungkasnya. (kay)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Back to top button