Berita Timika

Utusan Freeport Berhalangan, RDP dengan DPRD Mimika Direschedule

RAPAT ­- Suasana RDP antara Komisi C DPRD bersama Disnakertrans Mimika pada Selasa (20/6). (FOTO: Indri/TIMEX)

TIMIKA,TimeX

Dikarenakan utusan managemen PT Freeport Indonesia (PTFI) berhalangan  hadir lantaran sakit dan perwakilan lainnya masih berada di Jakarta, sehingga agenda Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi C DPRD Mimika dijadwalkan ulang (reschedule).

Ketidakhadiran perwakilan dari managemen Freeport pada RDP yang dijadwalkan pada Selasa (20/6) bersama Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Mimika, juga serikat buruh di wilayah setempat, ini membuat Aloisius Paerong,  Ketua Komisi C DPRD Mimika, juga anggota lainnya kecewa.

“Kami kecewa karena utusan Freeport tidak memenuhi undangan pada RDP kedua bersama Disnakertrans dan serikat buruh. Sebelumnya pada RDP pertama, Andreas Hindom yang hadr sebagai perwakilan dari Government Relation PTFI, hanya mencatat hasil rapat dan tidak dapat memberikan keputusan. Makanya kami gelar RDP kedua, karena ada bahasan yang menjadi tanggung jawab Freeport, maupun Disnakertrans,”ujar Aloisius saat memimpin RDP di ruang serba guna DPRD Mimika, Selasa kemarin.

Aloisius pun menyayangkan, alasan ketidakhadiran perwakilan managemen Freeport tidak disampaikan secara resmi, melainkan hanya melalui pesan singkat whatsapp yang dikirim melalui admin Komisi C DPRD Mimika.

“Padahal pada RDP pertama, 25 Mei 2023 lalu, oleh perwakilan Freeport disampaikan, undangan atau pemberitahuan ke Freeport paling lambat seminggu sebelum RDP, namun pada kenyataannya, meskipun undangan RDP telah disampaikan lebih dari seminggu, namun utusan dari Freeport berhalangan hadir,” ujar Aloisius.

Meski tanpa kehadiran perwakilan managemen Freeport, RDP tetap dilanjutkan, sebab ada beberapa poin dalam aspirasi yang disampaikan serikat buruh menjadi tangung jawab Disnakertrans Mimika.

“Kami akan sampaikan hal ini ke pimpinan, agar bisa menyurati pimpinan Freeport guna membicarakan hubungan industrial antara managemen perusahaan dengan karyawan melalui serikat buruh bersama dengan DPRD Mimika pada RDP selanjutnya,” katanya.

Untuk diketahui, RDP yang dipimpin Aloisius Paerong, dihadiri Sekretaris Komisi C, Saleh Alhamid, Ketua Bapemperda DPRD Mimika, H. Iwan Anwar, dan Anggota Komisi C lainnya, yakni Mariunus Tandiseno, Den B Hagabal, Miller Kogoya.

Hadir pula Paulus Yanengga selaku Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Mimika, dan Ketua Dewan Pimpinan Cabang Federasi Pertambangan dan Energi, Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (DPC FPE-KSBSI) Mimika, Marjan Tusang bersama anggota. (ela)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Back to top button