JAYAPURA, TIMIKAEXPRESS.id – Kepala Operasi (Kaops) Satgas Damai Cartenz, Brigjen Pol. Faizal Rahmadani, mengakui tim gabungan TNI-Polri hingga kini belum berhasil mengevakuasi tiga jenazah pendulang emas yang dibunuh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di sekitar Kali I, Kabupaten Yahukimo.
“Memang benar hingga saat ini personel belum mengevakuasi tiga korban karena berbagai kendala, terutama faktor cuaca. Bila turun hujan, sungai meluap sehingga sulit menuju lokasi,” kata Faizal di Jayapura, Rabu (1/10).
Selain cuaca, kata Faizal, penyerangan dan penembakan yang dilakukan KKB juga menghambat proses evakuasi.
“Kami tetap berupaya agar jenazah segera dievakuasi,” ujarnya.
Sebelumnya, serangan KKB terhadap pendulang emas ilegal di Yahukimo terjadi dua kali, yakni Minggu (21/9) di Bingki yang menewaskan dua orang, serta Senin (22/9) di sekitar Kali I yang menewaskan tiga orang.
Dua korban di Bingki, yakni Desen Dominggus dan Marselinus Manek, berhasil dievakuasi pada Jumat (26/9). Sementara tiga korban yang belum dievakuasi adalah Roberto, Yunus, dan Unu.
“Pelaku penyerangan adalah KKB pimpinan Kopitua Heluka,” kata Faizal. (*/ant)















Tinggalkan Balasan