Berita Timika

Bripda Bonevasius Ditemukan Tewas Tenggelam di Sungai Wania

EVAKUASI – Anggota Polsek Miktim bersama warga saat mengevakuasi korban ke RSUD Mimika. (FOTO: IST/TIMEX)

TIMIKA, TimeX

Seorang anggota Polres Puncak, Bripda Bonevasius Papita (26) ditemukan tewas tenggelam di Sungai Wania, tepatnya di RT 05, Kampung Hiripau, Distrik Mimika Timur pada Selasa (16/5) sekitar pukul 17.00 WIT.

AKP Matheus Tanggu Ate, Kapolsek Mimika Timur saat dikonfirmasi Timika eXpress pada Rabu (17/5) membenarkan hal tersebut.

“Benar. Bripda Bonevasius Papita merupakan anggota Sat Samapta Polres Puncak ditemukan meninggal dunia akibat tenggelam di Sungai Wania,” katanya.

Berdasarkan keterangan saksi Wilemus Papita (20), pada Selasa (16/5) sekitar pukul 14.00 WIT, saksi bersama korban dan dua saudaranya Berta Natipia dan Rosina Natipia sedang memindahkan kayu dari kebun di sebelah Sungai Wania.

Setelah memindahkan kayu tersebut, korban mengajak ketiganya untuk pergi memancing menggunakan perahu viber. Namun dalam perjalanan, korban merasa lapar dan menyampaikan kepada mereka untuk pulang.

Setibanya di pelabuhan kapal ikan di Kampung Hiripau, korban meminta untuk di turunkan di kapal KM. Rahmat Abadi yang berlabuh di pelabuhan milik Lalla.

“Pada saat itu, korban membawa satu buah ember dan alat pancing untuk memancing. Sedangkan saksi bersama dua orang saudaranya langsung kembali ke rumah,” ujarnya.

Sekitar pukul 16.30 WIT, ibu korban bertanya kepada saksi ‘di mana kakakmu?. dan saksi menjawab ‘dia ada mancing dikapal’.

Tak lama kemudian, saksi pergi mencari terhadap korban untuk menyuruhnya pulang ke rumah. Sesaminya di pelabuhan saksi tidak melihat korban sehingga ia menuju ke jalan dan menanyakan dibeberapa rumah di dekat Kompi A Yonif 757/GV. Sayangnya warga sekitar tidak ada yang melihat korban.

Selanjutnya, saksi pulang dan menceritakan hal tersebut kepada keluarganya. Mereka pun bersama-sama menuju ke TKP dan melihat alat pancing milik korban masih berada di atas kapal.

Saat air sungai mulai surut, saksi pun turun ke dalam sungai untuk mencari korban di sekitar kapal.

“Pada saat itu, saksi menemukan korban di dasar sungai Wania dengan kondisi sudah kaku. Mereka langsung mengevakuasinya ke RSUD Mimika menggunakan satu unit mobil pick up. Namun nyawa korban tidak dapat tertolong,” jelasnya.

Selanjutnya jenazah Bripda Bonevasius Papita dibawa ke rumah duka di RT 05, Kampung Hiripau, Distrik Mimika Timur. Dan pada Kamis (18/5) sekitar pukul 10.00 WIT jenazah Bripda Bonevasius Papita dimakamkan di TPU Kampung Kaugapu. (glt)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Back to top button