OLAH TKP – Anggota Polsek Kuala Kencana saat melakukan olah TKP kasus kebakaran yang menimpa 7 kios dan 1 unit rumah warga di Kampung Karya Kencana, Sabtu (21/9/2024). (FOTO: GREN/TIMEX)
TIMIKAEXPRESS.id – Penyidik Polsek Kuala Kencana hingga kini masih mendalami penyebab terjadinya kebakaran yang menghanguskan 7 unit kios dan 1 unit rumah pribadi di Jalan Poros Cendrawasih – Kuala Kencana, tepatnya di depan Koramil 1710-03/Kuala Kencana, Kampung Karya Kencana, Distrik Kuala Kencana, Mimika-Papua Tengah, Jumat (20/9/2024) sekitar pukul 17.45 WIT.
Kapolsek Kuala Kencana, Iptu Stefanus Yimsi kepada Timika eXpress, Sabtu (21/9/2024), mengatakan pihaknya masih mendalami penyebab kebakaran dengan meminta keterangan dari para saksi serta mengumpulkan barang bukti.
“Kita masih lakukan penyelidikan guna memastikan penyebab kebakaran tersebut. Yang jelas api berawal dari satu unit mobil Toyota Avanza warna putih yang di parkir di garasi salah satu penghuni kios di TKP,” jelasnya.
Ia menyebut, berdasarkan keterangan Ahmad Taufik yang merupakan salah satu korban kebakaran, bahwa api awalnya muncul dari belakang kios miliknya.
“Jadi, sekitar pukul 17.00 WIT, Sukeni sedang menyedot bensin dari dalam tangki mobilnya sambil isap rokok. Kemudian muncul api lantas merambat dan membakar habis 7 unit kios serta 1 unit rumah pribadi milik warga,” jelasnya.
Dari musibah tersebut, Sukeni pun dilarikan ke Rumah Sakit Mitra Masyarakat (RSMM) lantaran mengalami luka bakar di lengan tangan kanan.
Kata Stevanus Yimsi, pada saat kejadian, Ahmad Taufik sedang melayani orang belanja, sontak anaknya berteriak, ada api di belakang.
“Saya ke belakang dan lihat api keluar dari dalam mobil Avanza milik Sukeni. Saya pun langsung berusaha menyelamatkan keluarga dan barang-barang berharga ke tempat aman, sementara semua barang di dua kios miliknya itu, habis terbakar,” ujarnya.
Ahmad Taufik menyebut kebakaran tersebut menghanguskan 7 unit kios dan 1 rumah milik temannya.
“Dua kios saya habis terbakar, kemudian kios milik Sukeni, Sugono, Bapak Amel, Sulistiono, Mba Nia, dan Rahman masing-masing satu kios,” ungkapnya.
Atas musibah tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) sempat mengerahkan 6 unit mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) untuk memadamkan api agar tidak merambat ke bangunan lain disekitarnya.
Alhasil api berhasil dipadamkan oleh petugas Damkar sekitar pukul 19.30 WIT.
Dalam peristiwa kebakaran tersebut, Sukeni terpaksa dilarikan ke RSMM Caritas guna mendapatkan perawatan medis lantaran mengalami luka bakar di lengan sebalah kanan.
Adapun kerugian materil yang dialami oleh 7 pemilik kios dan 1 unit rumah pribadi ditaksir mencapai ratusan jutah rupiah. (glt)









Tinggalkan Balasan