HUKRIM

11 Orang Tewas di Jalan Akibat Miras

SWEEPING – PersonelSatuan Lalu Lintas Polres Mimika saat melakukan sweeping terhadap pengemudi mobil di Jalan WR. Soepratman, Jumat (12/5). (FOTO: ASTRID/TIMEX)

TIMIKA, TimeX

Berdasarkan data bulanan yang direkap Satuan Lalu Lintas Polres Mimika disebutkan, empat bulan terakhir sejak memasuki Tahun 2023, tercatat setidaknya 11 orang tewas di jalan  karena kecelakaan lalu lintas. Dan rata-rata merupakan laka tunggal, dimana pemicunya tidak lain adalah minuman keras (Miras).

AKP Darwis, Kasatlantas Polres Mimika, menyebutkan kasus kecelakaan lalu lintas di Timika semakin meningkat.

Dimana pada Januari terjadi 11 kasus laka dengan korban yang meninggal sebanyak satu orang, luka ringan sebanyak 6 orang dan luka berat sebanyak 12 orang.

Februari ada 12 kasus laka dengan korban yang meninggal sebanyak lima orang, luka berat sebanyak 10 orang dan luka ringan sebanyak lima orang. Pada Maret ada 18 kasus laka dengan korban yang meninggal dunia sebanyak tiga orang, luka berat sebanyak 15 orang dan luka ringan sebanyak 9 orang. Dan April 18 kasus laka dengan jumlah korban yang meninggal sebanyak dua orang, luka ringan sebanyak 12 orang dan luka berat sebanyak 16 orang.

“Jadi, hanya dalam kurun empat bulan 11 orang yang meninggal dunia karena kecelakaan. Dan rata-rata adalah laka tunggal yang disebabkan minuman beralkohol,” terangnya.

Lanjutnya, tren kasus laka naik signifikan pada Maret dan April. Hal ini karena kurangnya kesadaran masyarakat.

“Semuanya kami kembalikan kepada masyarakat itu sendiri. Jadi disarankan supaya tidak mengendarai mobil atau sepeda motor dalam kondisi mabuk,” ujarnya.

Dan untuk menekan kasus kecelakaan di Timika, kata dia, pihaknya terus melalukan razia dan mengamankan sepeda motor yang tidak menggunakan helm, tidak memiliki surat-surat serta berbonceng tiga.

“Seperti hari ini, kami melakukan sweeping kendaraan di Jalan WR. Soepratman. Dan berhasil mengamankan beberapa truk pengangkut material berupa pasir dan kerikil tanpa menutup muatan. Hal ini tentunya sangat berbahaya dan rentan mencelakai pengendara yang lain,” tambahnya.

Diketahui dalam sweeping pada Jumat (12/5) sebanyak 10 unit motor yang dikenakan tilang, lima unit mobil pribadi, lima unit dump truck dan 10 hanya kendaraan hanya dikenakan teguran secara langsung. (ine)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Back to top button